ABSTRACT Career decision-making is an important aspect of students’ development because it is related to their ability to determine educational and occupational choices in accordance with their potential. However, self-doubt, fear of failure, and irrational thought patterns may hinder students from making appropriate career decisions. This study aimed to determine the effect of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling on the career decision-making of Grade XI students at SMAN 6 Mataram. This study employed a quantitative approach with a One Group Pretest–Posttest design. An initial assessment was conducted with 403 students, after which 7 students with the lowest career decision-making scores were selected as research subjects based on the initial identification results. The subjects received individual counseling using the REBT approach, followed by measurements before and after the intervention. The data were analyzed using a normality test and a paired samples t-test to determine the effect of REBT counseling on the career decision-making of the research subjects. The results showed that REBT counseling had an effect on students’ career decision-making. The mean pretest score was 58.43 with a standard deviation of 5.996, while the paired samples t-test indicated an effect of REBT counseling on career decision-making following the intervention. These findings indicate that REBT counseling has an effect on helping students identify and modify irrational thought patterns that hinder the career decision-making process. Therefore, REBT counseling can be used as an alternative guidance and counseling service to support the improvement of career decision-making abilities among students with low levels of career decision-making. The findings of this study are limited to the 7 students who participated as research subjects and therefore cannot be directly generalized to all Grade XI students at SMAN 6 Mataram. ABSTRAK Keputusan karier merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa karena berkaitan dengan kemampuan menentukan pilihan pendidikan dan pekerjaan sesuai dengan potensi diri. Namun, keraguan terhadap kemampuan diri, ketakutan terhadap kegagalan, dan pola pikir irasional dapat menghambat siswa dalam mengambil keputusan karier secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap keputusan karier siswa kelas XI SMAN 6 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Pengukuran awal dilakukan terhadap 403 siswa, kemudian dipilih 7 siswa dengan skor keputusan karier terendah sebagai subjek penelitian berdasarkan hasil identifikasi awal. Subjek diberikan layanan konseling individu menggunakan pendekatan REBT, kemudian dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan paired samples t-test untuk mengetahui pengaruh konseling REBT terhadap keputusan karier subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling REBT berpengaruh terhadap keputusan karier siswa. Rata-rata skor pretest sebesar 58,43 dengan standar deviasi 5,996, sedangkan hasil uji paired samples t-test menunjukkan adanya pengaruh konseling REBT terhadap keputusan karier setelah diberikan intervensi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa konseling REBT berpengaruh dalam membantu siswa mengidentifikasi dan mengubah pola pikir irasional yang menghambat proses pengambilan keputusan karier. Dengan demikian, konseling REBT dapat digunakan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk mendukung peningkatan kemampuan mengambil keputusan karier pada siswa yang memiliki tingkat keputusan karier rendah. Hasil penelitian ini terbatas pada 7 siswa yang menjadi subjek penelitian sehingga tidak dapat digeneralisasikan secara langsung kepada seluruh siswa kelas XI SMAN 6 Mataram.
Copyrights © 2026