Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik
Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Filsafat dan Teologi Katolik

Makna Kebebasan dalam Kerangka Pemikiran Thomas Aquinas: Analisis Hubungan Intelek dan Kehendak dalam Tradisi Skolastik

Edwart Edwart (Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung)
Victor Deak (Sekolah Tinggi Teologi Kharisma Bandung)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2026

Abstract

Artikel ini mengkaji makna kebebasan dalam kerangka pemikiran Thomas Aquinas, dengan menitikberatkan pada hubungan antara intelek dan kehendak dalam tradisi skolastik. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research) melalui pendekatan hermeneutik-filosofis terhadap teks primer Summa Theologiae serta sumber-sumber ilmiah sekunder, penelitian ini berargumen bahwa kebebasan manusia menurut Aquinas tidak dapat direduksi menjadi spontanitas kehendak yang arbitrer, maupun determinisme intelektual semata. Kebebasan justru muncul dari kerja sama yang dinamis dan resiprokal antara intelek, yang menangkap kebaikan sebagai objek yang layak dituju, dan kehendak, yang bergerak menuju kebaikan tersebut setelah dihadirkan oleh intelek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintesis antara intelek dan kehendak ini, yang dijembatani melalui konsep rasio praktis (recta ratio), memberikan landasan teologis-filosofis untuk memahami kebebasan bukan sebagai ketiadaan batasan, melainkan sebagai kapasitas rasional untuk memilih kebaikan yang sejati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa antropologi skolastik Aquinas menawarkan alternatif konstruktif terhadap konsepsi kebebasan modern yang cenderung memisahkan akal budi dari pilihan moral.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juftek

Publisher

Subject

Religion Education

Description

Bidang pastoral meliputi kepemimpinan dan pelayanan kristiani, permasalahan Jemaat, etika pelayanan kontemporer, hidup menggereja dalam konteks multikultural, keberagaman agama-agama, keberpihakan kepada kaum miskin dan marginal, keadilan perdamaian, dan keutuhan ciptaan. Bidang pendidikan agama ...