Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peningkatan aktivitas investasi khususnya emas sebagai aset investasi jangka panjang yang dinilai relatif aman dan rendah risiko yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah penyimpan emas pada tahun sebelumnya, meskipun demikian masih terdapat kelompok masyarakat yang masih mengandalkan rekomendasi dan ulasan dari luar yang menunjukkan belum optimalnya kualitas keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan pengalaman investasi terhadap keputusan investasi emas pada masyarakat Kota Semarang serta menganalisis peran moderasi toleransi risiko dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan data melalui metode kuesioner. Populasi penelitian adalah masyarakat Kota Semarang yang pernah atau sedang melakukan investasi emas dan didapatkan sampel penelitian sebanyak 95 responden yang ditentukan dengan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Data hasil penyebaran kuesioner dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan investasi emas. Pengalaman investasi berpengaruh positif tidak signifikan terhadap keputusan investasi emas. Toleransi risiko tidak mampu memoderasi pengaruh literasi keuangan terhadap keputusan investasi emas. Serta toleransi risiko tidak mampu memoderasi pengaruh pengalaman investasi terhadap keputusan investasi emas. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa keputusan investasi emas masyarakat kota semarang cenderung lebih dipengaruhi oleh pengetahuan keuangan serta pemahaman terhadap investasi emas dibandingkan pengalaman investasi dan toleransi terhadap risiko.
Copyrights © 2026