Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan pelatihan karyawan terhadap kinerja karyawan pada Suzuya Mall Lhokseumawe. Fenomena permasalahan ditunjukkan oleh fluktuasi tingkat absensi karyawan dan adanya keluhan pelanggan terkait responsivitas serta kualitas pelayanan di sektor ritel modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif untuk menguji hubungan sebab akibat antarvariabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan aktif yang berjumlah 65 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh atau sensus. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan uji asumsi klasik serta regresi linier berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial, disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Di sisi lain, pelatihan karyawan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Namun secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi pengaruh sebesar 60,8%. Kesimpulannya, disiplin kerja merupakan faktor dominan yang mendorong pencapaian target dan kualitas pelayanan, sedangkan efektivitas pelatihan masih terhambat oleh ketidaksesuaian materi dengan kebutuhan lapangan. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan meningkatkan konsistensi pengawasan kedisiplinan serta mengevaluasi kurikulum pelatihan agar lebih aplikatif, terukur, dan relevan dengan tuntutan operasional ritel modern demi menciptakan keunggulan kompetitif dan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan di masa yang akan datang.
Copyrights © 2026