Industri skincare yang semakin kompetitif membuat perusahaan perlu membangun strategi pemasaran yang mampu membentuk preferensi konsumen terhadap suatu merek. Social Media Marketing, Brand Image, dan Influencer menjadi faktor yang relevan dalam memengaruhi evaluasi konsumen terhadap merek, khususnya pada produk sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Brand Image, dan Influencer terhadap Brand Preference produk sunscreen Azarine. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna sunscreen Azarine dan berdomisili di Kota Mataram. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Preference dengan koefisien regresi sebesar 0,378 dan signifikansi 0,003. Brand Image berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,419 dan signifikansi 0,000, sedangkan Influencer berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,223 dan signifikansi 0,017. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Preference dengan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,858 menunjukkan bahwa 85,8% variasi Brand Preference dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 14,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pemasaran media sosial, citra merek, dan strategi Influencer secara bersama-sama penting dalam meningkatkan preferensi konsumen terhadap sunscreen Azarine.
Copyrights © 2026