Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IDENTIFIKASI DAN SURVEY CALON PESERTA DIDIK TIDAK MAMPU DI KOTA MATARAM UNTUK REKOMENDASI BEASISWA PENDIDIKAN L. Jatmiko Jati; Abdul Muhid; Maghfira Rizky Maulani; Putri Amalia Wardi; Apriani
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i9.645

Abstract

The aim of this community service is to reach prospective new students who have been previously identified to be recommended for assistance in the form of educational scholarships in the Mataram City area. This community service is a form of Bumigora University's commitment to advancing education in Indonesia by providing assistance to prospective students who are less well off financially. The service targets for prospective new students start from Jalan Cilinaya, Cakranegara District, Jalan Pejanggik, Selaparang District, Karang Bedil, Pagutan, Dasan Cermen Timur, and ends in Monjok. This service activity uses a qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method with descriptive research type. The activity was carried out by visiting the home of each prospective student and then conducting a short interview with the prospective student's guardian. A total of 7 prospective students were visited by this service team. Based on wise and careful consideration, the results of this service implementation decided to recommend the seven prospective students who were surveyed based on the real conditions of the prospective students. Apart from being beneficial for the community, this service activity also really helps the campus in identifying prospective students who are less fortunate and worthy of being given assistance to obtain higher education.
STRATEGI EDUKASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENCEGAH DAMPAK NEGATIF PADA REMAJA DI MTS NURUL ISHLAH LOMBOK BARAT Arwin Yafi Rahmatullah; Rizal Ramdani; Nurul Hidayati Indra Ningsih; M. Chothibul Umam Assa’ady; Putri Amalia Wardi; Susilo Talidobel
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39075

Abstract

ABSTRAKPerkembangan media sosial yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan remaja, baik dari sisi positif maupun negatif. Penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai permasalahan seperti kecanduan, penyebaran hoaks, dan cyberbullying. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nurul Ishlah, Lombok Barat, dengan metode sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang meningkat, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 31,30% pada pre-test menjadi 68,70% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 36,40%. Hal ini menunjukkan bahwa strategi edukasi yang diterapkan efektif dalam meningkatkan literasi digital remaja. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong remaja untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak, produktif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Media sosial; Remaja; Literasi digital; Edukasi. ABSTRACTThe rapid development of social media has had a significant impact on adolescents' lives, both positively and negatively. The unwise use of social media can lead to various problems such as addiction, the spread of hoaxes, and cyberbullying. Therefore, this community service activity aims to improve adolescents' understanding of the wise and responsible use of social media.The activity was carried out at MTs Nurul Ishlah, West Lombok, using methods such as socialization, interactive discussions, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding, indicated by an increase in the average score from 31,30% in the pre-test to 68,70% in the post-test, with an improvement of 36,40%. This demonstrates that the educational strategy implemented was effective in enhancing adolescents' digital literacy. Thus, this activity is expected to encourage adolescents to use social media more wisely, productively, and responsibly in their daily lives.Keywords: Social Media; Adolescents; Digital Literacy; Education.
Optimalisasi Pemasaran Jasa dalam Penguatan Pelayanan Administrasi Masyarakat di Kecamatan Gunungsari Putri Amalia Wardi; Kristina Natalia Arnan; Yunia Nur Hafazah; Mersi Astriana; Riztina Riztina
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1281

Abstract

Pelayanan administrasi masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berhubungan langsung dengan kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Namun, pelayanan administrasi pada tingkat kecamatan masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam aspek pelayanan administrasi berbasis digital. Rendahnya pemanfaatan media digital, keterbatasan sistem pengelolaan administrasi, serta belum optimalnya penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi masyarakat melalui optimalisasi pemasaran jasa. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat dengan metode sosialisasi edukatif yang melibatkan 25 peserta yang terdiri atas aparatur pelayanan administrasi dan masyarakat pengguna layanan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 41% pada pre-test menjadi 89% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 48%. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai praktik sederhana digitalisasi administrasi melalui penggunaan Google Form sebagai media pendataan layanan, pemanfaatan media digital sebagai sarana penyampaian informasi pelayanan, serta peningkatan komunikasi pelayanan publik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dan mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan administrasi masyarakat di Kantor Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.
Dinamika Keputusan Pembelian Buah Segar: Peran Moderasi Label Halal pada Persepsi Harga dan Kualitas Produk Susilo Talidobel; Fauzan Hamdani; Mochamad Arief Rizki Mauladi; M. Chothibul Umam Assa’ady; Putri Amalia Wardi
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian buah segar pada ritel modern di Kota Mataram dengan label halal sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah konsumen ritel modern di Kota Mataram yang pernah membeli buah segar dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,581 dan p-value 0,000. Persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,277 dan p-value 0,002. Selain itu, label halal terbukti mampu memoderasi secara positif hubungan antara persepsi harga dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,183 dan p-value 0,038. Sebaliknya, label halal memoderasi secara negatif hubungan antara kualitas produk dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar -0,224 dan p-value 0,033. Temuan ini menunjukkan bahwa label halal berperan sebagai quasi moderator yang dapat memperkuat maupun memperlemah hubungan antar variabel. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa ritel modern perlu memperhatikan kualitas produk, penetapan harga yang sesuai, serta pentingnya label halal dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap buah segar.
Pengaruh Varian Produk Wisata Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Berkunjung Ke Taman Narmada Arfian Arshi Dwintama; Stevany Hanalyna Dethan; Baiq Nadia Nirwana; Baiq Dinna Widiyastri; Putri Amalia Wardi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13011

Abstract

Pada tahun 2022, Taman Narmada mengalami penurunan jumlah kunjungan akibat pandemi Covid-19, yang memaksa penutupan seluruh destinasi wisata. Memasuki era new normal, terjadi peningkatan kembali pada pendapatan dan kunjungan wisatawan dan terus konsisten hingga sekarang. Salah satunya karena pihak pengelola melakukan inovasi terhadap varian produk wisata yang ditawarkan serta meningkatkan kualitas pelayanan. Perubahan ini menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut memiliki pengaruh terhadap kepuasan berkunjung wisatawan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari varian produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan populasi yang pernah mengunjungi Taman Wisata Narmada Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel yang sesuai. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel-variabel tersebut. Adapun hasil penelitian ini diketahui bahwa variabel varian produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada. variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada. variabel varian produk dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan pengunjung Taman Wisata Narmada.
Determination of Purchasing Decisions Cosmetics Wardah on Generation Z: The Role of Social Media Marketing, Quality Products and Halal Labels Maria Fransiska Oktaviana Jemali; Putri Amalia Wardi; Ega Dwi Putri Marswandi; M. Chothibul Umam Assa'ady
Growth: Journal Management and Business Vol. 4 No. 01 (2026): June 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/growth.v4i01.1535

Abstract

Industry national halal cosmetics marked with competition dynamic competitive environment, where preferences and loyalties consumer Generation Z is very volatile as well as prone to shift follow trend beauty abroad, although concern to permanent halal guarantee high. Research This aim For analyze influence social media marketing, quality products, and halal labels for decision purchase product cosmetics Wardah in a way partial and simultaneous. With use approach quantitative associative, population in study This is consumer Active Generation Z in Mataram City digitally. Sample chosen use non-probability purposive sampling method with amount respondents as many as 160 people ( aged 15–29 years ). Criteria respondents covers domiciled in Mataram City, ever use product Wardah, as well as active interact with content beauty Wardah on Instagram and TikTok. Data collected through questionnaire distributed closed Likert scale​ online and analyzed using assumption tests classic as well as analysis multiple linear regression based on SPSS 25. Test results partial show that social media marketing (b = 0.458, t = 9.523, p < 0.001), quality product (b = 0.375, t = 9.923, p < 0.001), and halal label (b = 0.579, t = 9.286, p < 0.001) have an effect positive and significant to decision purchase, with a halal label as the most dominant determinant. In terms of simultaneous, third variables independent the influential significant (F = 93.276, p < 0.001) and capable explains 63.5% of the variation decision purchase (Adjusted R-Square = 0.635). Study This contribute in a way theoretical in expand application of the Theory of Planned Behavior (TPB) to behavior consumption halal products in the digital era, as well as give contribution managerial for manufacturer cosmetics local For synergize digital promotion strategies with innovation quality product as well as authenticity halal guarantee.
Pengaruh Social Media Marketing, Brand Image, dan Influencer terhadap Brand Preference Sunscreen Azarine Angkirin Cakrawati; Lady Faerrosa; Putri Amalia Wardi; L. Jatmiko Jati; M. Chothibul Umam Assa’ady
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13536

Abstract

Industri skincare yang semakin kompetitif membuat perusahaan perlu membangun strategi pemasaran yang mampu membentuk preferensi konsumen terhadap suatu merek. Social Media Marketing, Brand Image, dan Influencer menjadi faktor yang relevan dalam memengaruhi evaluasi konsumen terhadap merek, khususnya pada produk sunscreen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing, Brand Image, dan Influencer terhadap Brand Preference produk sunscreen Azarine. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna sunscreen Azarine dan berdomisili di Kota Mataram. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non-probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Preference dengan koefisien regresi sebesar 0,378 dan signifikansi 0,003. Brand Image berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,419 dan signifikansi 0,000, sedangkan Influencer berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,223 dan signifikansi 0,017. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Preference dengan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,858 menunjukkan bahwa 85,8% variasi Brand Preference dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 14,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan pemasaran media sosial, citra merek, dan strategi Influencer secara bersama-sama penting dalam meningkatkan preferensi konsumen terhadap sunscreen Azarine.
Analisis Persepsi Kualitas dan Kesadaran Merek terhadap Brand trust yang Dimoderasi oleh Isu Overclaim pada Produk Daviena Putri Paradila Ayu Goisani; Baiq Dinna Widiyasti; Putri Amalia Wardi; Stevany Hanalyna Dethan; M. Chothibul Umam Assa’ady
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13542

Abstract

Industri skincare yang berkembang pesat membuat konsumen semakin memperhatikan kualitas, pengenalan merek, dan kredibilitas informasi sebelum memberikan kepercayaan kepada suatu merek. Pada produk Daviena, munculnya isu overclaim menimbulkan persoalan mengenai kesesuaian antara klaim pemasaran dan persepsi konsumen terhadap produk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kualitas dan kesadaran merek terhadap brand trust serta menguji peran isu overclaim sebagai variabel moderasi pada konsumen produk Daviena di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif asosiatif. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dari 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Responden merupakan pengguna produk Daviena yang berdomisili di Kota Mataram, berusia 17–45 tahun, pernah menggunakan produk Daviena dalam enam bulan terakhir, dan mengetahui isu overclaim yang berkaitan dengan Daviena. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4 dan prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust, demikian pula kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust. Overclaim terbukti memoderasi hubungan persepsi kualitas terhadap brand trust secara negatif, sedangkan pada hubungan kesadaran merek terhadap brand trust arah moderasinya positif. Model penelitian menghasilkan R-square brand trust sebesar 0,831, sehingga konstruk dalam model mampu menjelaskan 83,1% variasi brand trust. Temuan ini menunjukkan pentingnya konsistensi kualitas, penguatan kesadaran merek, dan komunikasi klaim produk yang akurat dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.