Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI DAN SURVEY CALON PESERTA DIDIK TIDAK MAMPU DI KOTA MATARAM UNTUK REKOMENDASI BEASISWA PENDIDIKAN L. Jatmiko Jati; Abdul Muhid; Maghfira Rizky Maulani; Putri Amalia Wardi; Apriani
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i9.645

Abstract

The aim of this community service is to reach prospective new students who have been previously identified to be recommended for assistance in the form of educational scholarships in the Mataram City area. This community service is a form of Bumigora University's commitment to advancing education in Indonesia by providing assistance to prospective students who are less well off financially. The service targets for prospective new students start from Jalan Cilinaya, Cakranegara District, Jalan Pejanggik, Selaparang District, Karang Bedil, Pagutan, Dasan Cermen Timur, and ends in Monjok. This service activity uses a qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method with descriptive research type. The activity was carried out by visiting the home of each prospective student and then conducting a short interview with the prospective student's guardian. A total of 7 prospective students were visited by this service team. Based on wise and careful consideration, the results of this service implementation decided to recommend the seven prospective students who were surveyed based on the real conditions of the prospective students. Apart from being beneficial for the community, this service activity also really helps the campus in identifying prospective students who are less fortunate and worthy of being given assistance to obtain higher education.
STRATEGI EDUKASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENCEGAH DAMPAK NEGATIF PADA REMAJA DI MTS NURUL ISHLAH LOMBOK BARAT Arwin Yafi Rahmatullah; Rizal Ramdani; Nurul Hidayati Indra Ningsih; M. Chothibul Umam Assa’ady; Putri Amalia Wardi; Susilo Talidobel
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39075

Abstract

ABSTRAKPerkembangan media sosial yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan remaja, baik dari sisi positif maupun negatif. Penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat menimbulkan berbagai permasalahan seperti kecanduan, penyebaran hoaks, dan cyberbullying. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan di MTs Nurul Ishlah, Lombok Barat, dengan metode sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang meningkat, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 31,30% pada pre-test menjadi 68,70% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 36,40%. Hal ini menunjukkan bahwa strategi edukasi yang diterapkan efektif dalam meningkatkan literasi digital remaja. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong remaja untuk menggunakan media sosial secara lebih bijak, produktif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Media sosial; Remaja; Literasi digital; Edukasi. ABSTRACTThe rapid development of social media has had a significant impact on adolescents' lives, both positively and negatively. The unwise use of social media can lead to various problems such as addiction, the spread of hoaxes, and cyberbullying. Therefore, this community service activity aims to improve adolescents' understanding of the wise and responsible use of social media.The activity was carried out at MTs Nurul Ishlah, West Lombok, using methods such as socialization, interactive discussions, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding, indicated by an increase in the average score from 31,30% in the pre-test to 68,70% in the post-test, with an improvement of 36,40%. This demonstrates that the educational strategy implemented was effective in enhancing adolescents' digital literacy. Thus, this activity is expected to encourage adolescents to use social media more wisely, productively, and responsibly in their daily lives.Keywords: Social Media; Adolescents; Digital Literacy; Education.
Optimalisasi Pemasaran Jasa dalam Penguatan Pelayanan Administrasi Masyarakat di Kecamatan Gunungsari Putri Amalia Wardi; Kristina Natalia Arnan; Yunia Nur Hafazah; Mersi Astriana; Riztina Riztina
Lentera Pengabdian Vol. 4 No. 02 (2026): April 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lp.v4i02.1281

Abstract

Pelayanan administrasi masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berhubungan langsung dengan kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik. Namun, pelayanan administrasi pada tingkat kecamatan masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam aspek pelayanan administrasi berbasis digital. Rendahnya pemanfaatan media digital, keterbatasan sistem pengelolaan administrasi, serta belum optimalnya penyampaian informasi pelayanan kepada masyarakat menjadi kendala utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi masyarakat melalui optimalisasi pemasaran jasa. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat dengan metode sosialisasi edukatif yang melibatkan 25 peserta yang terdiri atas aparatur pelayanan administrasi dan masyarakat pengguna layanan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 41% pada pre-test menjadi 89% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 48%. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai praktik sederhana digitalisasi administrasi melalui penggunaan Google Form sebagai media pendataan layanan, pemanfaatan media digital sebagai sarana penyampaian informasi pelayanan, serta peningkatan komunikasi pelayanan publik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dan mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan administrasi masyarakat di Kantor Camat Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.
Dinamika Keputusan Pembelian Buah Segar: Peran Moderasi Label Halal pada Persepsi Harga dan Kualitas Produk Susilo Talidobel; Fauzan Hamdani; Mochamad Arief Rizki Mauladi; M. Chothibul Umam Assa’ady; Putri Amalia Wardi
Score: Jurnal Lentera Manajemen Pemasaran Vol. 4 No. 01 (2026): Mei 2026
Publisher : Lentera Ilmu Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59422/lmp.v4i01.1277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian buah segar pada ritel modern di Kota Mataram dengan label halal sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah konsumen ritel modern di Kota Mataram yang pernah membeli buah segar dalam enam bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,581 dan p-value 0,000. Persepsi harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,277 dan p-value 0,002. Selain itu, label halal terbukti mampu memoderasi secara positif hubungan antara persepsi harga dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,183 dan p-value 0,038. Sebaliknya, label halal memoderasi secara negatif hubungan antara kualitas produk dan keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar -0,224 dan p-value 0,033. Temuan ini menunjukkan bahwa label halal berperan sebagai quasi moderator yang dapat memperkuat maupun memperlemah hubungan antar variabel. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa ritel modern perlu memperhatikan kualitas produk, penetapan harga yang sesuai, serta pentingnya label halal dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap buah segar.