Tematik
Vol. 6 No. 2 (2026): Juli

Meningkatkan Budaya Rasa Syukur Di Kalangan Guru SMA Laboratorium UPGRIS Melalui Pelatihan Psikologi Positif

Rusmalia Dewi (Unknown)
Gusti Yuli Asih (Unknown)
Yudi Kurniawan (Unknown)
Agung Santoso Pribadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jul 2026

Abstract

Abstract: The purpose of this community service (PkM) is to improve the psychological well-being and professionalism of high school teachers at the UPGRIS Laboratory through positive psychology training focused on a culture of gratitude. This training aims to maintain the mental health of teachers by exploring their potential for gratitude, thereby improving their mental and emotional well-being. Through techniques such as gratitude journaling, mindfulness exercises, and group discussions, the training is expected to help teachers appreciate small moments, create a positive atmosphere in the workplace, and strengthen relationships with colleagues. With a positive perspective, teachers are expected to experience a significant impact in their teaching, bring better energy to the classroom, and promote a culture of gratitude at school and at home. Teacher mental health is also crucial for the well-being of their families and communities. The PkM team from the psychology faculty conducted this training as a solution to improve teachers' self-understanding and skills, who had previously felt resigned to daily activities. The training process included lectures, discussions, and practice. The results of the community service program showed a 40% increase in understanding of gratitude, resulting in teachers being more mentally healthy and able to overcome challenges in daily activities, as well as better understanding themselves and their surroundings. Keywords: Positive Psychology Training, culture of gratitude, high school teachers   Abstrak             Tujuan pengabdian masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan kesejahteraan psikologis dan profesionalisme guru SMA Laboratorium UPGRIS melalui pelatihan psikologi positif yang fokus pada budaya rasa syukur. Pelatihan ini bertujuan menjaga kesehatan mental para guru dengan menggali potensi rasa syukur dalam diri mereka, sehingga kesejahteraan mental dan emosional meningkat. Melalui teknik seperti penulisan jurnal rasa syukur, latihan mindfulness, dan diskusi kelompok, pelatihan diharapkan dapat membantu guru menghargai momen-momen kecil, menciptakan suasana positif di tempat kerja, dan memperkuat hubungan antar rekan sejawat. Dengan perspektif positif, para guru diharapkan merasakan dampak signifikan dalam pengajaran, menghadirkan energi lebih baik ke dalam kelas, dan mempromosikan budaya rasa syukur di lingkungan sekolah dan rumah. Kesehatan mental guru juga penting untuk kesejahteraan keluarga dan lingkungan. Tim PkM dari fakultas psikologi mengadakan pelatihan ini sebagai solusi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan diri guru, yang selama ini merasa pasrah dengan aktivitas sehari-hari. Proses pelatihan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman tentang rasa syukur hingga 40%, sehingga guru lebih sehat secara mental dan mampu mengatasi tantangan dalam kegiatan sehari-hari serta lebih baik memahami diri dan lingkungan sekitar. Kata Kunci: Pelatihan Positif Psikologi, budaya syukur, guru SMA

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tematik

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

TEMATIK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan ...