Penelitian ini mengkaji persepsi generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal di Kabupaten Pasir Pangaraian dalam konteks perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap melemahnya praktik nilai budaya lokal di kalangan generasi muda, meskipun budaya tersebut masih diakui sebagai identitas penting. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana generasi muda memahami, memaknai, dan memposisikan nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada generasi muda yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kajian teori berpijak pada konsep persepsi budaya, generasi muda, dan transformasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap nilai budaya lokal, namun pemahaman tersebut belum sepenuhnya diwujudkan dalam praktik nyata. Nilai budaya lokal dipersepsikan sebagai simbol identitas, tetapi penerapannya mengalami penyesuaian dengan gaya hidup modern dan lingkungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya lokal tidak hilang, melainkan mengalami proses penafsiran ulang agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Copyrights © 2026