Penelitian ini bertujuan mengidentfikasi profil motivasi intrinsik dan ekstrinsik siswa yang mengikuti ektrakurikuler karate di SMP Negeri 2 Surabaya. Metode penelitian menggunakan study cross sectional. Teknk analisis data mengguanakan uji prasyarat normalitas, uji komparasi Non Parametrik Wilcoxon, serta uji paired sample test. Hasil penelitian menunjukkan motivasi intrinsik siswa berada pada kategori sangat baik sementara motivasi ekstrinsik siswa berada pada kategori cukup baik. Temuan optimal ditujukan pada motivasi intrinsik siswa dengan rata-rata skor putri (66,20 ± 6,538) dan putra (64,13 ± 5,451), keduanya berada pada level sangat baik. Inkonsistensi terjadi pada motivasi ekstrinsik skor kelompok putri ) yang berada pada kategori cukup baik. Hasil paired sample T-Test menghasilkan rata-rata signifikansi yang sangat luar biasa, P ? 0,001, jauh di bawah ambang batas signifikansi P < 0,05 . Hal menegaskan adanya proporsi real dan valid pada distribusi data. Perbedaan sangat signifikan ditujukan oleh kedua dimensi, motivasi intrinsik mendominasi pada kelompok putra maupun putri. Kesimpulan, Komitemen siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler karate didominasi oleh dorongan kepuasan personal dalam menguasai setiap Teknik, bukan pada orientasi ekpektasi orang tua ataupun orientasi penghargaan semata. Hasil ini dapat menjadi landasan bagi pelatih dan pihak sekolah dalam merancang program pembinaan yang adaptif untuk mencegah kejenuhan sekaligus mengoptimalkan potensi prestasi siswa di masa depan
Copyrights © 2026