Abstract: This study aims to evaluate the management of the Empowered Parents Program and its impact on community participation in developing family education in rural areas, namely Kebaman Village, Srono, Banyuwangi. Through a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with 5 informants including 2 parents of program participants, 2 cadres, and 1 facilitator, participatory observation, and documentation studies. Data is analyzed thematically through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results showed that increased attendance, involvement in discussions, parenting practices, or support for children's activities showed a positive contribution. Program management is carried out through the stages of planning family needs, conducting training and group discussions, and monitoring through cadre assistance and observation of family activities. Cadres play an active role in facilitating communication, providing motivation, and accompanying parents in family education activities. The form of community participation can be seen from the increased presence of parents in program activities, involvement in group discussions, and support for learning activities and childcare at home. Despite obstacles in the form of limited time and facilities, community support and cadre involvement are factors that support the sustainability of the program. This study recommends strengthening the monitoring and evaluation system so that the program can run more sustainably. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan Program Orang Tua Berdaya dan dampaknya terhadap partisipasi masyarakat dalam mengembangkan pendidikan keluarga di wilayah pedesaan yakni Desa Kebaman, Srono, Banyuwangi. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 5 informan diantaranya 2 orang tua peserta program, 2 kader, dan 1 fasilitator, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program berkontribusi pada meningkatnya kehadiran peserta, keterlibatan dalam diskusi kelompok, penerapan praktik pengasuhan positif, serta dukungan orang tua terhadap kegiatan belajar anak. Pengelolaan program dilakukan melalui tahapan perencanaan kebutuhan keluarga, pelaksanaan pelatihan dan diskusi kelompok, serta monitoring melalui pendampingan kader dan observasi kegiatan keluarga. Kader berperan aktif dalam memfasilitasi komunikasi, memberikan motivasi, dan mendampingi orang tua dalam kegiatan pendidikan keluarga. Bentuk partisipasi masyarakat terlihat dari meningkatnya kehadiran orang tua dalam kegiatan program, keterlibatan dalam diskusi kelompok, serta dukungan terhadap kegiatan belajar dan pengasuhan anak di rumah. Meskipun terdapat hambatan berupa keterbatasan waktu dan fasilitas, dukungan komunitas dan keterlibatan kader menjadi faktor pendukung keberlangsungan program. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring dan evaluasi agar program dapat berjalan lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026