Pendidikan Agama Islam senantiasa menjadi tonggak penting dalam dalam menunjang perbekalan para siswa dalam hal peribadatan, namun karna eksklusifitasnya dalam menyajikan kebutuhan siswa yang sangat kompleks dalam menjalani kehidupan sehari-hari, maka perlu adanya inovasi untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya adalah pemahaman tentang fikih haid yang terbatas hanya pada kelas 5 Sekolah dasar dan hanya berhenti pada materi umum saja, sedangkan kebutuhan para siswi SD tidak selalu saat fase kelas 5 SD karna ada juga yang sudah mengalami haid saat kelas 4 dan kelas 6. Oleh karena itu, sangat penting dilakukan penelitian pada Lembaga Pendidikan SD Assuniyah Kencong yang mengambil Langkah bijak dan inovatif untuk menangani fenomena tersebut memanfaatkan rekomendasi dari kurikulum merdeka yang memberikan kebebasan kepada tenaga pendidik dalam memfasilitasi pembelajaran sesuai kebutuhan para siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan jenis pendekatan fenomonologi sehingga data diperoleh dengan cara field research pada SD Assuniyah Kencong dalam menangani fenomena yang terjadi pada para siswi dan mengkaji teori-teori Langkah yang diterapkan oleh tenaga pendidik SD Assuniyah dengan cara library research. Sebenarnya sudah ada beberapa penelitian lain sebelum ini namun lebih banyak membahas tentang pelatihan haid dan personal hygiene di Tingkat sekolah dasar. Berbeda dengan penelitian ini yang mana juga ingin mengidentifikasi dan Langkah dan tantangan dalam pembinaan dan pendampingan siswi yang sedang megalami haid saat berada di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah agar dapat mengeksplorasi kebijakan inovatif SD Assuniyah kencong dalam menangani fenomena tersebut dan menjadi rujukan teoritis dan motivasi praktis bagi Lembaga Pendidikan dasar lainnya.
Copyrights © 2026