cover
Contact Name
Akhsani Ulvatun Ni'mah
Contact Email
ulvaakhsani@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiep@uas.ac.id
Editorial Address
Jl. Semeru No. 09 Kencong Jember Post Code: 68167 Telp. (0336) 324249
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Islamic Education and Pedagogy
ISSN : -     EISSN : 30474175     DOI : https://doi.org/10.62097/jiep.v2i01
Journal of Islamic Education and Pedagogy aims to present research that explores contemporary issues in Islamic Religious Education, drawing on both theoretical and empirical approaches. It provides a platform for scholarly discourse on the various dimensions of Islamic education, with a focus on the evolving challenges and innovations in the field. The journal welcomes contributions that address key aspects of Islamic education from a broad range of perspectives, fostering an interdisciplinary dialogue between scholars, educators, and practitioners worldwide. The scope of the journal encompasses diverse topics within the realm of Islamic Education and Teaching, including, but not limited to, Islamic Studies, Religious Studies, and the science of Islamic Education. It also covers the development of Islamic education curricula, Islamic educational psychology, teaching and learning methodologies, as well as the evaluation and philosophy of Islamic education. Additionally, the journal invites research on pedagogy, aiming to enhance the theoretical foundation and practical application of Islamic education across various educational settings.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Ibn Rusyd Mempertemukan Agama, Filsafat dan Sains Relevasinya dengan Pendidikan Islam Asnawan, Asnawan; Amaliano, Adam Gio; Nudin, Ihwan; Ghoni, Mohammad Wafa’ul; Rofik, Muhammad
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 01 (2024): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v1i01.1590

Abstract

Ibnu Rusyd merupakan salah satu tokoh filsuf yang berupaya menggabungkan antara agama dan filsafat dengan berlandaskan prinsip-prinsip ajaran Islam, seperti pendapat beliau bahwa filsafat tidaklah bertentangan dengan islam, bahkan orang islam diwajibkan atau sekurang-kurangnya dianjurkan untuk mempelajarinya. Penelitian ini ingin mengetahui upaya-upaya ibn rusyd dalam mempertemukan agama, filsafat dan sains serta ingin mengetahui relevansi pemikiran ibn rusyd mempertemukan agama, filsafat dan sains dalam kehidupan sekarang. Metode yang digunakan adalah content analysis yaitu metode penelitian yang memanfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang sahih dari sebuah buku dan dokumen. Analisis terhadap pemikiran-pemikiran Ibn Rusyd dalam menyelaraskan agama, filsafat, dan sains, dengan cara membuat klasifikasi pembenaran berdasarkan tingkatan kapasitas pemahaman keagamaan kaum Muslimīn, secara substansial akan menemukan titik simpul. Karena pada dasarnya, pemahaman seseorang terhadap agama pada tingkatan tertentu tidak akan terlepas dari fungsi akal yang sebagai promotor suatu pemikiran yang rasional. Tanpa akal seseorang tidak akan dapat menerima kebenaran agama, meskipun dalam tingkatan “rasional” yang rendah. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kebenaran rasio dan agama tidak akan pernah bertentangan, yang bisa bertentangan adalah pemahaman manusia terhadap isi kandungan yang di bawa oleh wahyu.
Analisis Nilai-Nilai Tujuan Pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 Official Song Rizani, Moch. Rifqy Fauzan; Nurhidayati, Titin
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 01 (2024): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan suatu proses yang membawa dan mencapai peradaban dan pencapaian manusia dengan tujuan tertentu menuju yang lebih baik, secara dhohir maupun bathin. Dalam Pendidikan Islam itu sendiri kurang lebih memiliki tiga tujuan yaitu tujuan tertinggi, tujuan umum dan tujuan khusus. Hal yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan penelitian ini adalah banyak yang masih belum bisa mengambil nilai-nilai Islami yang ada pada hal yang tidak Islami yang memuat hikmah-hikmah Ajaran Islam. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mengetahui nilai-nilai tujuan pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 official song. Jenis penelitian pada penelitian ini ialah Studi Pustaka (library research). Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer seperti syair atau lirik lagu dari AFC Asian Cup Qatar 2023 official song dan untuk data sekunder yang digunakan seperti buku, jurnal atau artikel ilmiah literatur pendukung lainnya. Berdasarkan hasil dari penelitian yang ditelaah, ditemukan nilai-nilai tujuan pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 official song yaitu meliputi tujuan tertinggi, tujuan umum dan tujuan khusus. Dalam syair atau lirik AFC Asian Cup Qatar 2023 official song yang berjudul Hadaf yang dinyanyikan oleh Fahad Al-Hajjaji dan Humood AlKhudher ini mengandung tujuan tertinggi pendidikan Islam yaitu tujuan penciptaan manusia, pada tujuan umum pendidikan Islam yaitu penggalian potensi diri dan tujuan khusus Pendidikan Islam yaitu pembentukan akhlaq al-karimah. Sehingga dari permasalahan yang termaktub, peneliti tertarik untuk menganalisis nilai-nilai tujuan pendidikan Islam dalam AFC Asian Cup Qatar 2023 official song yang berjudul Hadaf yang dinyanyikan oleh Fahad Al-Hajjaji dan Humood AlKhudher terkait dengan relevansinya dengan tujuan dalam pendidikan Islam.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Buku Wahabi Gagal Paham Karya Ustadz Idrus Ramli Santoso, Santoso; Syaikhu, Ach; Nafiur Rofiq, M
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 01 (2024): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama Islam merupakan agama terakhir dari Allah melalui Nabi Muhammad hingga menyebar ke penjuru dunia, dalam sepanjang sejarahnya, menghadapi perpecahan dan perbedaan interpretasi. Paham ahlussunah menjadi sumber perpecahan, menyebabkan penyimpangan akidah dengan dampak negatif. Ini mencemari sektor pendidikan, di mana beberapa kurikulum terpengaruh pandangan yang melenceng dari ajaran Islam. Upaya mengatasi masalah ini muncul dalam bentuk buku seperti "Wahabi Gagal Paham," yang berusaha menyikapi ketidakpahaman terhadap Islam dan memberikan sudut pandang yang berbeda. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi untuk mencegah kekeliruan berakidah serta tambahan wawasan syariah dan akhlak.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah Library Research Sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku wahabi gagal paham karya ustadz idrus ramli. Adapun teknik pengumpulan data nya menggunakan tekhnik Dokumentasi teknik analisis data yang digunakan adalah kontent Analysis. Penelitian ini berhasil menyimpulkan bahwa : a.Nilai-nilai pendidkan akidah Dalam Buku Wahabi Gagal Paham Karya Ustadz Idrus Ramli dalam berakidah seseorang harus berpedoman dengan sumber akidah islam yang benar yaitu Al-qur‟an, Hadits, Ijma‟ dan juga Qiyas, Metode ber Akidah yang benar yaitu dengan mengikuti salah satu dari Madzhab yang di sepakati yaitu Asy‟ariyah dan Maturidhiyyah karena hal tersebut sangat sesuai dengan akidah yang di yakini oleh Rasulullah dan juga ulama‟ shalaf. Nilai pendidikan syariah dengan cara beribadah sesuai tuntunan Rasulullah yaitu dengan ber pedoman kepada salah satu dari 4 madzhab yaitu Hanafi, maliki, syafi‟i dan juga Hambali, Nilai pendidikan akhlak berupa ketegasan dalam menyampaikan argumen, jujur, bertanggung jawab dan juga selektif dalam memilih pendapat.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Membentuk Kepribadian Siswa di Madrasah Ibtida’iyah Hori, Muhammad; Mukhsin, Mukhsin; Budianto, Nanang
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 01 (2024): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi pembelajaran akhlak dalam membentuk kepribadian adalah pelaksanaan pembelajaran akidah akhlak, yang dilakukan secara bertahap sehingga tercapainya pembentukan kepribadian yang diharapkan. Namun dalam membentuk kepribadian mukmin dan muhsin terdapat faktor yang dapat menunjang dan menghambat kepribadian siswa. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana implementasi pembelajaran akidah akhlak dalam membentuk kepribadian siswa. Sub fokus masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana implementasi pembelajaran akidah akhlak dalam membentuk faktor apa saja yang menunjang dan menghambat keberhasilan implementasi pembelajaran akidah akhlak dalam membentuk kepribadian siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, kepustakaan dan dokumenter. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview, dan dokumentasi, dan teknis analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, veritifikasi. Dari hasil penelitian, terdapat beberapa kesimpulan antara lain: implementasi pembelajaran akidah akhlak dapat memberikan perkembangan terhadap siswa dalam memperbaiki pribadinya. Kepribadian yang diharapkan yaitu kepribadian mukmin dan muhsin. Dalam membentuk kepribadian mukmin terdapat faktor penunjang, yaitu karakter rabbani, malaki, qur’ani, rasuli, yawm akhir dan taqdiri. Sedangkan faktor penghambat kepribadian mukmin yaitu faktor yang berasal dari lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Dalam membentuk kepribadian muhsin terdapat faktor penunjang yaitu karakter khaif, raji’, tawakkal, mustaqim, ikhlas, sabar, qana’ah, syukur, jujur, tawadhu’, bertaubat, taqwa yang diterapkan siswa setelah mempelajari akidah akhlak, bimbingan orang tua dan guru. Sedangkan faktor penghambat kepribadian muhsin yaitu adanya gangguan kepribadian siswa, dan pengaruh dari lingkungan.
Implementasi Pembiasaan Sholat Dhuha Berjama’ah dalam Membentuk Karakter Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an “Yasalfadh” Kencong Jember Tahun 2023 Budianto, Nanang; Santoso, Santoso; Jauhari F, Dukan; Bukhori, Imam
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 01 (2024): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an “YASALFADH” Kencong Jember berharap kepada santri untuk memahami makna kehidupan yang hakiki. Bahwa hidup adalah pengabdian, pengorbanan. Dimana semua santri wajib untuk belajar dan terus belajar tanpa lelah dan payah serta terus berikhtiar melaju kencang menuju perbaikan akhlaq mahdoh dan ghoiru mahdoh. Hablum minallah dan Hablum minanasnya berimbang. Dan pada prinsipnya semua waktu digunakan untuk bersama Al Qur’an. Dengan ritual-ritual ibadah dan adanya benteng penguat diantaranya sholat dhuha berjama’ah dengan menggunakan maqro’ ½ juz, yang salah satu usaha kerja keras dan kerja sama dalam mencari anugerah Allah yang berbentuk Rahmah Ma’unah yang selalu beriring demi keselamatan dunia akhirat dan menggapai keberkahan ilmu yang bermanfaat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini meliputi: 1) Pembentukan karakter pantang menyerah dengan menunjukkan kesungguhan dalam melakukan tugas, tetap bertahan pada tugas walaupun menghadapi kesulitan, berusaha mencari solusi terhadap permasalahan. 2) Pembentukan karakter disiplin dengan mengerjakan tugas lebih cepat lebih baik, menghindari mengulur-ulur waktu, dan berusaha menjadi professional. 3) Pembentukan karakter tanggung jawab dengan memiliki komitmen pada tugas, berani menanggung resiko atas segala tindakan, dan peran serta aktif dalam kegiatan.
Internalisasi dan Aktualisasi Nilai Pendidikan Karakter Aswaja pada Mahasiswa di Era 4.0 Marwiyah, Syarifah; Sayono, Sayono
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 01 (2024): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi industri 4.0 membawa inovasi teknologi yang memungkinkan penyediaan pendidikan yang lebih luas dan fleksibel. Revolusi ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus disikapi dengan bijaksana oleh orang-orang yang terlibat dalam dunia pendidikan. Internalisasi dan aktualisasi Pendidikan karakter, khususnya pendidikan ASWAJA yang mengajarkan sikap tasamuh dan i’tidal, tasamuh, tawazun dan amar ma’ruf nahi munkar sebagai sikap kemasyarakat NU seyogyanya juga diberlakukan di perguruan tinggi untuk mencetak mahasiswa memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan nilai-nilai karakter yang positif dan membantu mereka dalam menghadapi tantangan di era 5.0.
Teacher Professionalism In The Era Of Globalization Styana, Qoniatu
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 02 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v1i02.1728

Abstract

Profesionalisme guru di era globalisasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Globalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Guru di era ini dihadapkan pada tantangan untuk terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar mampu bersaing secara global dan memenuhi tuntutan pendidikan abad 21. Profesionalisme guru melibatkan penguasaan pengetahuan yang mendalam, keterampilan pedagogis yang inovatif, serta kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi. Selain itu, guru juga harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan karakter dan moral peserta didik. Penelitian ini mengkaji bagaimana guru dapat meningkatkan profesionalisme mereka melalui berbagai program pelatihan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta pengembangan soft skills seperti komunikasi dan kerja tim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang profesional mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan berkontribusi pada pembentukan generasi yang kompetitif di tingkat global. Oleh karena itu, pengembangan profesionalisme guru menjadi prioritas utama dalam strategi peningkatan mutu pendidikan di era globalisasi.
Strategi dan Model Inovasi Pembelajaran: Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Era Global Styana, Qoniatu; Nurhidayati, Titin
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 02 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v1i02.1758

Abstract

Dalam menghadapi perubahan kehidupan di berbagai aspek yang semakin cepat dan semakin rumit serta sulit diprediksi, inovasi pembelajaran harus menjadi prioritas penting dan genting karena pendidikan masih dijadikan penopang utama peningkatan kualitas sumber daya manusia. Model inovasi pembelajaran di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia masih cenderung lebih dominan menggunakan strategi “top-down model” yaitu inovasi pembelajaran yang dikembangkan dari atas oleh pihak penentu kebijakan dari tingkat pusat, untuk dilaksanakan secara imperatip hingga ke tingkat insitusi pendidikan yang paling bawah, hal ini akan membuat tenaga pendidik dan tenaga kependidikan kreatifitasnya menjadi tumpul. Dengan demikian inovasi pembelajaran harus diimbangi dengan strategi “bottom-up model” yaitu model inovasi pembelajaran yang dikembangkan dari bawah, yang bersumber dari hasil kreatifitas tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan di setiap institusi pendidikan yang dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Agar pembelajaran inovasi dapat berjalan lebih cepat dari berbagai perubahan lainnya, perlu dicari berbagai model dan strategi yang lebih ampuh melalui berbagai pendekatan ilmiah.
Kebijakan dan Inovasi Manajemen Sekolah Darmawan, Mohammad Andre Yudi; Nurhidayati, Titin
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 02 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v1i02.1828

Abstract

Di era globalisasi dan digitalisasi yang berkembang pesat saat ini, sistem pendidikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan dinamis. Untuk itu, kebijakan dan inovasi dalam manajemen sekolah/madrasah menjadi sangat penting guna memastikan bahwa lembaga pendidikan dapat beradaptasi dan memenuhi kebutuhan peserta didik secara efektif. Penelitian ini menggunakan dengan pendekatan kualitatif. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dipahami sebagai alternatif formal untuk mengelola pendidikan yang terdesentralisasi, menjadikan sekolah sebagai unit utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Konsep ini menekankan redistribusi kewenangan dari pembuat kebijakan ke tingkat sekolah, yang dianggap sebagai elemen kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan memberikan otonomi lebih kepada sekolah, MBS bertujuan memotivasi kepala sekolah untuk lebih bertanggung jawab atas hasil pendidikan siswa. Dalam praktiknya, madrasah telah menerapkan berbagai inovasi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Meskipun madrasah menghadapi tantangan tambahan, seperti beban pembelajaran yang lebih berat dan anggaran yang terbatas dibandingkan sekolah umum, inovasi ini telah menunjukkan hasil yang signifikan. Prestasi madrasah, khususnya dalam Ujian Nasional, tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum, mencerminkan keberhasilan penerapan MBS dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.
Implementasi Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Kasepuhan As Sunniyyah Hartono, Riadi; Majidah, Siti
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 1 No 02 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v1i02.1889

Abstract

Artikel ini membahas tentang pendidikan spiritual santri lansia di Pondok Pesantren kakasepuhanan As Sunniyyah Secara kultural, pendidikan telah dimulai dari lahir hingga meninggal dunia. Usaha sadar akan sebuah pendidikan tidak hanya pada usia dini tetapi sampai pada usia lanjut. Perhatian tersebut ada karena perlunya pegangan lansia akan kebutuhan agama sebagai bekal di akhirat. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan pengamatan. Temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa motivasi lansia menjadi santri di pondok kasepuhan sebagian besar karena keinginan mereka sendiri dan juga ada sebagian kecil keinginan dari keluarga untuk belajar ilmu agama dan mengahabiskan mata tua mereka dengan belajar agama serta berharap meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Kehidupan santri lansia selama di pondok, dihabiskan untuk beribadah secara ritual maupun sosial selama lebih dari 12 jam. Tujuan, metode, dan materi pembelajaran menjadi komponen utama dalam pelaksanaan pendidikan spiritual di pondok kasepuhan. Tidak ada hukuman dalam membina santri lansia. Namun, kontrol sosial berlaku bagi santri lansia yang tidak mengikuti kegiatan pembelajaran/pengajian.

Page 1 of 3 | Total Record : 25