Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas III SDN 28 Rawang Kabupaten Solok Selatan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 27,27% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 72,73% lainnya belum tuntas. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model pembelajaran Game Based Learning. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 siswa, terdiri atas 5 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar IPAS. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 27,27% pada kondisi awal menjadi 55% pada siklus I dengan rata-rata nilai 46,67, kemudian mencapai 91% pada siklus II dengan rata-rata nilai 72,5. Aktivitas guru meningkat dari 63% menjadi 88%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 61% menjadi 85%. Dengan demikian, model Game Based Learning efektif meningkatkan hasil belajar dan aktivitas pembelajaran IPAS siswa kelas III SDN 28 Rawang.
Copyrights © 2026