Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembuatan Kisi-kisi dan Soal HOTS Sumatif Akhir Semester Ganjil Fase C Sekolah Dasar se-Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Ade Marlia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): JPMWI-JANUARI
Publisher : LPPM Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpmwi.v1i1.4

Abstract

Berdasarkan akan dilaksanakannya ujian akhir sumatif semester di sekolah maka beberapa guru berkumpul pada kegiatan KKG untuk membuat soal di SD 26 Durian Taro. Tujuan dari pembuatan soal HOTS sumatif akhir semester ganjil fase C Sekolah Dasar ini se-kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan adalah untuk memberikan pedoman kepada guru dan memandu guru dalam membuat kisi-kisi dan soal di SDN 26 Durian Taro kabupaten solok selatan. 1) untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam memahami pembuatan kisi-kis dan soal. 2) untuk meningkatkan kualitas pembuatan soal yang bersifat HOTS kepada guru-guru SD fase C se-Kecamatan Sangir. 3) untuk menyediakan akses yang mudah bagi guru untuk saling berbagi dalam pembuatan soal dan kisi-kisi. Selanjutnya metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah mengikuti paparan penjelasan mengenai cara pembuatan soal HOTS sumatif. Pembuatan soal HOTS akhir semester ini yang diikuti oleh guru sekolah dasar dapat mempermudah peserta didik dalam memahami soal yang dibuatkan oleh guru tersebut sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pembuatan soal HOTS sumatif akhir semester ganjil pada fase C sekolah dasar dapat meningkatkan pemahaman dan kualitas guru sekolah dasar se-kecamatan Sangir Solok Selatan.
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VI Pada Mata Pelajaran IPAS SDN 15 Kampai Kabupaten Solok Selatan Wafil Wahyu Alna; Ade Marlia; Peki Fitra Sandi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.207

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar IPAS siswa kelas VI SDN 15 Kampai Kabupaten Solok Selatan masih rendah. Lebih dari 50% siswa belum memenuhi KKTP. Untuk mengatasinya, diperlukan model pembelajaran interaktif seperti Project Based Learning (PjBL) yang dinilai efektif meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa kelas VI pada pelajaran IPAS SDN 15 Kampai Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre Experimental Design. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-Group Pretest Posttest Design, desain ini dipilih karena penelitian hanya melibatkan satu kelas eksperimen tanpa adanya kelas kontrol terdiri dari 9 orang siswa, sehingga efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis proyek dapat diukur dengan membandingkan hasil pretest dan posttest siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar pretest dengan rata-rata 61 dan posttest 75. Hal ini ditunjukkan dengan hasil nilai uji t paired sample t-test, diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 4,5 > 2,306. Maka H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa kelas VI pada pelajaran IPAS SDN 15 Kampai Kabupaten Solok Selatan.
Pengaruh Soal Higher Order Thinking Skills Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) Siswa Kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan Yusi Marsa Heriyandini; Afrimon; Rosma Diana; Ade Marlia; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 3 No. 3 (2026): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v2i2.209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan, dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan soal berbasis Higher Order Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan soal Higher Order Thinking Skills terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari tahap pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari Pretest sebesar 63,48 menjadi 83,91 pada Posttest. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan soal Higher Order Thinking Skills berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit, Kabupaten Solok Selatan, dalam menyelesaikan soal berbasis masalah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Untuk mengatasi hal tersebut, digunakan soal berbasis Higher Order Thinking Skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan soal Higher Order Thinking Skills terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan, di mana setiap pertemuan terdiri dari tahap pretest, pemberian perlakuan, dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari Pretest sebesar 63,48 menjadi 83,91 pada Posttest. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, dengan hasil Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan soal Higher Order Thinking Skills berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Kepala Bukit Kabupaten Solok Selatan.