Abstrak Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita. Rendahnya pengetahuan WUS tentang SADARI dapat menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi adanya kelainan pada payudara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan WUS adalah melalui pemberian video edukasi interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi interaktif terhadap pengetahuan WUS tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri di wilayah kerja Puskesmas Mootilango. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 61 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan video edukasi interaktif sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 57 responden (93,4%), sedangkan setelah diberikan video edukasi interaktif sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 58 responden (95,1%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Z = -7,452 dengan p-value = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh video edukasi interaktif terhadap pengetahuan WUS tentang SADARI. Kesimpulannya menunjukkan bahwa video edukasi interaktif berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri di wilayah kerja Puskesmas Mootilango. Kata kunci : Edukasi Interaktif, Pengetahuan, WUS, SADARI, Kanker Payudara
Copyrights © 2026