Perkembangan media sosial telah mengubah komunikasi pemasaran pada industri fashion lokal, dari sekadar promosi menjadi sarana strategis pembentukan brand image. Penelitian ini menganalisis implementasi Social Media Marketing (SMM) CRSL melalui Instagram @crsl.store menggunakan model SOSTAC (Situation Analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, dan Control). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi Instagram, dan dokumentasi aktivitas digital serta offline CRSL, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMM CRSL diterapkan secara terintegrasi melalui analisis audiens, penguatan brand positioning, komunikasi digital, dan evaluasi berbasis data. Brand image dibangun melalui konsistensi lima karakter hewan, konsep Animals as Your Best Friends, friendship branding, brand storytelling, serta integrasi pengalaman online dan offline. Penelitian menunjukkan bahwa SOSTAC dapat berfungsi sebagai sistem manajemen komunikasi merek yang adaptif, dengan efektivitas SMM bergantung pada keterpaduan strategi, identitas merek, interaksi konsumen, pengalaman merek, dan evaluasi berkelanjutan
Copyrights © 2026