Usia menarche (haid pertama) pada remaja putri mengalami tren pergeseran yang cenderung lebih awal (secular trend). Status gizi diduga menjadi salah satu faktor penentu utama yang memengaruhi maturasi seksual tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup remaja putri yang telah mengalami menarche, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data status gizi dilakukan melalui pengukuran antropometri (Indeks Massa Tubuh menurut Usia / IMT/U), sedangkan data usia menarche diperoleh melalui kuesioner wawancara terstruktur. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri (α < 0,05). Remaja putri dengan status normal cenderung mengalami menarche yang normal dibandingkan remaja dengan status gizi kelebihan maupun kekurangan BB. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya program edukasi gizi seimbang dan pemantauan status gizi sejak usia pra-remaja guna mencegah risiko maturasi seksual terlalu dini yang berdampak pada kesehatan reproduksi jangka panjang.
Copyrights © 2026