Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Status Gizi Berhubungan dengan Usia Menarche pada Remaja di MA Madania Yogyakarta Sri Sularsih Endartiwi; Amyati; Woro Ispandiyah; Pramukti Dian Setianingrum
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v4i2.3838

Abstract

Usia menarche (haid pertama) pada remaja putri mengalami tren pergeseran yang cenderung lebih awal (secular trend). Status gizi diduga menjadi salah satu faktor penentu utama yang memengaruhi maturasi seksual tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup remaja putri yang telah mengalami menarche, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data status gizi dilakukan melalui pengukuran antropometri (Indeks Massa Tubuh menurut Usia / IMT/U), sedangkan data usia menarche diperoleh melalui kuesioner wawancara terstruktur. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status gizi dengan usia menarche pada remaja putri (α < 0,05). Remaja putri dengan status normal cenderung mengalami menarche yang normal dibandingkan remaja dengan status gizi kelebihan maupun kekurangan BB. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya program edukasi gizi seimbang dan pemantauan status gizi sejak usia pra-remaja guna mencegah risiko maturasi seksual terlalu dini yang berdampak pada kesehatan reproduksi jangka panjang.
Sosialisasi dan Edukasi Perilaku Siswa dalam Menjaga Kesehatan Lingkungan Sekolah di Yogyakarta Amyati; Sri Sularsih Endartiwi; Warniningsih
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jai.v4i2.3877

Abstract

Lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman merupakan salah satu faktor pendukung terciptanya proses pembelajaran yang optimal. Namun, perilaku siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah masih perlu diperkuat, terutama dalam hal membuang dan memilah sampah, menjaga kebersihan kelas dan fasilitas sanitasi, mencuci tangan, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku siswa dalam menjaga kesehatan lingkungan sekolah di MA Nurul Ummah Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi awal, sosialisasi, edukasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi konsep lingkungan sekolah sehat, pengelolaan sampah, perilaku hidup bersih dan sehat, kebersihan fasilitas sekolah, serta pentingnya partisipasi siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi perubahan positif pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi. Selain itu, hasil observasi menunjukkan adanya perubahan positif pada perilaku siswa, terutama dalam membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas, melakukan cuci tangan dengan benar, dan berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan edukasi yang disertai praktik langsung dapat menjadi strategi yang efektif dalam membangun kesadaran dan kebiasaan siswa untuk menjaga kesehatan lingkungan sekolah. Keberlanjutan program melalui pembiasaan, keteladanan guru, penguatan peran UKS, dan kegiatan kebersihan rutin diperlukan agar perubahan perilaku dapat dipertahankan.