Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan dari kompensasi, pengembangan kompetensi, dan keseimbangan kehidupan-kerja (work-life balance) terhadap kinerja karyawan di BMT Usaha Artha Sejahtera (UAS) Kabupaten Bojonegoro. Pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif digunakan dengan populasi sebanyak 50 karyawan tetap BMT UAS Bojonegoro, yang semuanya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitasnya (korelasi Pearson) dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha), kemudian dianalisis melalui uji asumsi klasik dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi (t = 4,337; sig. 0,000), pengembangan kompetensi (t = 3,158; sig. 0,003), dan keseimbangan kehidupan-kerja (t = 6,678; sig. 0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan (F = 80,729; sig. 0,000) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,830, yang berarti 83% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Keseimbangan kehidupan-kerja merupakan variabel yang paling dominan (Beta = 0,539).
Copyrights © 2026