Sistem distribusi tenaga listrik memegang peranan penting dalam menjaga kualitas penyaluran energi listrik kepada konsumen. Salah satu parameter utama yang menentukan kualitas sistem distribusi adalah besarnya rugi daya dan susut tegangan pada jaringan distribusi primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rugi daya, rugi tegangan, serta Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis perhitungan teoritis berbasis parameter impedansi saluran, meliputi tahanan, reaktansi, panjang penghantar, arus beban, dan faktor daya pada setiap segmen penyulang. Penelitian ini juga mengevaluasi profil tegangan jaringan dan tingkat efisiensi penyaluran berdasarkan standar SPLN 72:1987. Data penelitian diperoleh dari dokumentasi teknis dan data operasi PLN UP3 Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total rugi daya semu pada penyulang OG_RIJALI sebesar 91,35 kVA, rugi daya aktif sebesar 50,01 kW, dan rugi daya reaktif sebesar 76,44 kVAr dengan total daya tersalur sebesar 8.112 kVA. Persentase rugi daya aktif terhadap total daya hanya sebesar 0,77%, sedangkan rugi daya semu sebesar 1,13% dan rugi daya reaktif sebesar 1,57%, yang masih berada di bawah batas rugi teknis jaringan distribusi menurut standar SPLN. Penurunan tegangan terbesar terjadi pada segmen awal penyulang akibat arus beban yang tinggi, namun profil tegangan seluruh bus masih berada pada batas toleransi ±5% dari tegangan nominal 20 kV. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa evaluasi efisiensi distribusi berbasis profil rugi daya aktual pada jaringan distribusi Kota Ambon serta rekomendasi teknis untuk peningkatan efisiensi jaringan melalui optimalisasi penampang konduktor, penyeimbangan beban antar fasa, dan kompensasi daya reaktif [20].
Copyrights © 2026