Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EVALUATION OF DISTRIBUTION TRANSFORMER LOADING ON THE AMBON CITY EXPRESS REPEATER SOLEMAN SESA; JOHANIS TUPALESSY
INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTI SCIENCE Vol. 2 No. 07 (2021): INTERNATIONAL JOURNAL OF MULTISCIENCE -OCTOBER EDITION
Publisher : CV KULTURA DIGITAL MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Power system distribution, reliability and stability of the system is very important in order to provide convenience in service to consumers. This can be fulfilled by paying attention to the condition of the existing power equipment. One of the most important equipment in power system operation is transformer. Distribution transformers will work optimally if the electrical load carried in the transformer network area does not exceed the capacity of the distribution transformer. When there is an overload on a transformer, the insulation inside the transformer becomes overheated due to the current loaded on the transformer is very large or exceeds the nominal current of the transformer. The solution to overcome the overload on the transformer is if the location between transformers is far apart, it can be done by inserting the transformer by referring to the transformer rating that will supply the load. If the load supplied by the transformer on the network is getting bigger, then a transformer with a large capacity is used to supply the large load, otherwise the transformer will experience an over load which can cause the transformer to trip. At the KTAEXK007 and KTAEXK009 substations, both load shifting is carried out to one of the nearest transformers, namely the KTAEXK008 Amans Hotel substation. Then in the existing calculations, there are two transformers that will be used for transformer insertion, namely a transformer with a rating of 315 kVA and a 100 kVA transformer.
Rancang Bangun Alat Pengering Ikan Teri Tipe Rak Susun Menggunakan Elemen Pemanas dan Thermokopel Ari Permana L; Soleman Sesa; Hendrik K Tupan
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v5i1.119

Abstract

Proses pengeringan ikan alami mempunyai kendala di antaranya pengeringan lama, memerlukan tempat luas, gangguan lalat apalagi pada musim hujan yang membuat terkendala dalam proses pengeringan. diantaranya pengeringan dengan sinar matahari atau biasa disebut pengeringan secara tradisional dilakukan dengan menjemur ikan sampai ± 3 hari jika cuaca cerah dan membalik ikan 4-5 kali agar pengeringan merata. Menggunakan pengering dengan elemen pemanas  pada bagian belakang alat pengering ikan sistem oven, sehingga pengeringan ikan dapat berjalan dengan baik. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah Riset and Development (riset dan pengembangan) yaitu suatu metode yang dipakai untuk mengembangkan model alat.  Pengujian hari pertama dengan interval waktu 5 menit di mulai waktu 0 menit sampai 65 Menit, Temperatur suhu naik mulai dari 29,7 sampai 65,1 ᵒC (derajat celcius). Tegangan fluktuatis dari 210 V sampai 214 V, Arus Konstan berada pada 1,55 A, Daya naik mulai dari 322 watt sampai 332 watt, Konsumsi Energi Naik mulai dari 1028 sampai 1578, Kondisi ikan basah berangsur angsur mulai mongering. Pengujian hari kedua dengan interval waktu 5 menit di mulai waktu 0 menit sampai 60 Menit, Temperatur suhu naik mulai dari 29,8 sampai 46,5 ᵒC (derajat celcius). Tegangan fluktuatis dari 214 V sampai 212 V, Arus Konstan berada pada 1,56 A, Daya naik fluktuatif dari 335 watt sampai 330 watt, Konsumsi Energi Naik mulai dari 1610 sampai 2468, Kondisi ikan mulai kering berangsur-angsur mengering.
Studi Susut Daya dan Tegangan pada Penyulang Rijali Kota Ambon Vicky Salamena; Soleman Sesa; Pelpinus Sinay
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 25 No 1 (2026): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Study Program of Magister Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2026.v25.01.p06

Abstract

Sistem distribusi tenaga listrik memegang peranan penting dalam menjaga kualitas penyaluran energi listrik kepada konsumen. Salah satu parameter utama yang menentukan kualitas sistem distribusi adalah besarnya rugi daya dan susut tegangan pada jaringan distribusi primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rugi daya, rugi tegangan, serta  Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis perhitungan teoritis berbasis parameter impedansi saluran, meliputi tahanan, reaktansi, panjang penghantar, arus beban, dan faktor daya pada setiap segmen penyulang. Penelitian ini juga mengevaluasi profil tegangan jaringan dan tingkat efisiensi penyaluran berdasarkan standar SPLN 72:1987. Data penelitian diperoleh dari dokumentasi teknis dan data operasi PLN UP3 Ambon.     Hasil penelitian menunjukkan bahwa total rugi daya semu pada penyulang OG_RIJALI sebesar 91,35 kVA, rugi daya aktif sebesar 50,01 kW, dan rugi daya reaktif sebesar 76,44 kVAr dengan total daya tersalur sebesar 8.112 kVA. Persentase rugi daya aktif terhadap total daya hanya sebesar 0,77%, sedangkan rugi daya semu sebesar 1,13% dan rugi daya reaktif sebesar 1,57%, yang masih berada di bawah batas rugi teknis jaringan distribusi menurut standar SPLN. Penurunan tegangan terbesar terjadi pada segmen awal penyulang akibat arus beban yang tinggi, namun profil tegangan seluruh bus masih berada pada batas toleransi ±5% dari tegangan nominal 20 kV.     Penelitian ini memberikan kontribusi berupa evaluasi efisiensi distribusi berbasis profil rugi daya aktual pada jaringan distribusi Kota Ambon serta rekomendasi teknis untuk peningkatan efisiensi jaringan melalui optimalisasi penampang konduktor, penyeimbangan beban antar fasa, dan kompensasi daya reaktif [20].    
DESAIN DAN KARAKTERISAI LVDT SEBAGAI  SENSOR JARAK Ari Permana L; Soleman Sesa; Djaman; Marcus Pesireron
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/nvvfdr65

Abstract

ABSTRAK - Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi LVDT (linear variable differential transformer) sebagai sensor jarak. Sensor dibuat dengan  diameter kawat pada sisi primer 0,15 mm dan pada sisi sekunder dengan ukuran 0,50mm, dengan diameter kumparan adalah 6 mm panjang inti besi, bervariasi yaitu 8 cm dan 30 cm. yang jumlah lilitan LVDT sisi primernya 230 lilitan, jumlah masing-masing lilitan sisi sekundernya 400 lilitan Karakterisasi meliputi hysteresis, repeatability, sensitivitas, dan rentang pengukuran yang dapat dilakukan sensor. Caranya adalah dengan melihat perubahan tegangan keluaran yang dihasilkan pada kumparan sekunder akibat perubahan jarak inti besi terhadap titik acuan. LVDT ini dapat digunakan untuk mengidera perubahan jarak suatu obyek dalam arah linier (searah sumbu kumparan). Derajat korelasi linier (R2) yang bervariasi dari 0,9936 hingga 0,9961 pada diameter kumparan yang sama, LVDT dengan inti besi yang lebih panjang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dan lebar rentang pengukuran yang lebih panjang dibandingkan dengan LVDT dengan inti besi yang lebih pendek. LVDT dengan diameter kumparan yang lebih besar akan lebih sensitif jika menggunakan inti besi yang lebih panjang. Rentang pengukuranya adalah  0 - 80 mm. Hysteresis dan repeatability sensor LVDT yang menggunakan inti besi dengan panjang 30 cm lebih baik dibandingkan dengan yang menggunakan inti besi 8 cm. Kata kunci: LVDT, karakterisasi, jarak