Kemampuan berpikir kritis merupakan faktor krusial yang harus dikembangkan secara optimal agar siswa mampu menganalisis serta memecahkan masalah matematika secara logistik dan tepat. Namun demikian, faktanya potensi kemampuan berpikir kritis siswa selama proses pembelajaran matematika khususnya terkait materi statistika masih berada di bawah standar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi terkait pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada salah satu institusi pendidikan di Sidoarjo yakni MA Unggulan Tlasih Tulangan. Sampel penelitian ini berjumlah 33 siswa dengan menerapkan pendekatan numerik melalui desian One-group pretest-posttest. Perolehan data dilakukan dengan menggunakan berbagai perangkat instrumen yang sesuai seperti lembar observasi guru dan siswa serta butir soal pretest posttest yang dirancang guna menilai taraf kemampuan berpikir kritis yang mencakup empat indikator yang digunakan, diantaranya interpretasi, analisis, inferensi, dan evaluasi. Berdasarkan perhitungan uji parsial (uji-t) diperoleh nilai thitung (8,331) > ttabel (2,03951) dengan tingkat signifikan (0,001) < (0,05), akibatnya ditolak. Dengan demikian, model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi statistika.
Copyrights © 2026