Posyandu berperan penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita, namun kepatuhan kunjungan ibu masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi tumbuh kembang balita terhadap tingkat kunjungan ibu di Posyandu Melati 2 Desa Mayong Jepara. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group. Penelitian melibatkan 35 ibu balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi sebanyak 18 responden dan kelompok kontrol sebanyak 17 responden. Kelompok intervensi diberikan edukasi tumbuh kembang balita menggunakan media leaflet selama ±30 menit, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pelayanan Posyandu rutin tanpa edukasi khusus. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05 untuk membandingkan proporsi kepatuhan kunjungan antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil menunjukkan bahwa proporsi ibu dengan kunjungan patuh pada kelompok yang memperoleh edukasi sebesar 88,9%, sedangkan pada kelompok tanpa edukasi sebesar 52,9%. Uji Pearson Chi-Square menunjukkan χ²=5,536 dan p=0,019 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan proporsi kepatuhan kunjungan yang bermakna antara kedua kelompok. Edukasi tumbuh kembang berpotensi meningkatkan kepatuhan kunjungan ibu balita ke Posyandu dan dapat dipertimbangkan sebagai salah satu strategi promotif dalam meningkatkan pemanfaatan pelayanan Posyandu.
Copyrights © 2026