Hipertensi yang tidak tertangani dapat memicu komplikasi kardiovaskular, sehingga pemilihan antihipertensi yang tepat menjadi penting. Amlodipine dan captopril merupakan dua obat lini pertama yang umum diresepkan namun bekerja melalui jalur farmakologi berbeda. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas amlodipine 10 mg dan captopril 25 mg dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan. Penelitian bersifat analisis observasional dengan pendekatan prospektif cross sectional. Data tekanan darah 64 pasien (32 pengguna amlodipine dan 32 pengguna captopril) diambil dari rekam medis periode Januari-Februari 2026. Analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk yang dilanjutkan uji MannWhitney. Penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik kelompok amlodipine berturut-turut mendapatkan nilai sebesar 3,79 mmHg dan 4,12 mmHg, sedangkan kelompok captopril sebesar 2,90 mmHg dan 3,19 mmHg. Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna pada tekanan sistolik (p=0,047) maupun diastolik (p=0,042). Amlodipine 10 mg terbukti lebih unggul dibandingkan Captopril 25 mg dalam menurunkan tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Tebing Tinggi Balangan.
Copyrights © 2026