Pengobatan TB melibatkan banyak obat dan durasi terapi yang panjang. Keberhasilan pengobatan sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis secara teratur. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepatuhan minum Obat Anti Tuberkulosis serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya pada penderita tuberkulosis di Puskesmas Ngasem Kabupaten Kediri. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei analitik dan pendekatan prospektif pada Februari–April 2026. Sampel penelitian berjumlah 40 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat kepatuhan diukur menggunakan metode pill count, sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan diidentifikasi melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92,5% responden termasuk kategori patuh. Pengetahuan, sikap, efek samping obat, dukungan tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan kepatuhan minum obat, sedangkan akses fasilitas kesehatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Disimpulkan bahwa peningkatan edukasi, konseling, dan dukungan keluarga serta tenaga kesehatan perlu dipertahankan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan tuberkulosis.
Copyrights © 2026