Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KESADARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK SEBAGAI UPAYA PEMUTUSAN MATA RANTAI PERSEPSI YANG SALAH TENTANG ANTIBIOTIK Eko Yudha Prasetyo; Dyah Ayu Kusumaratni
Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpfm.v5i2.7911

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak rasional menjadi masalah kesehatan global saat ini. Masalah penggunaan antibiotik secara bebas juga menjadi masalah serius yang dihadapi di Indonesia. Salah satu faktor yang mempengaruhi penggunaan antibiotik yang tidak rasional adalah persepsi. Berkembangnya persepsi yang salah di masyarakat selama bertahun tahun menyebabkan semakin mengakarnya praktik penggunnan antibiotik yang keliru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sebagai upaya untuk memutus mata rantai persepsi yang salah tentang penggunaan antibiotik di masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dengan metode ceramah disertai diskusi dan tanya jawab. Sebagai bahan evaluasi peserta diminta mengisi kuisioner Pre Test dan Post Test. Kuisioner Pre dan Post Test didesain untuk mengidentifikasi persepsi peserta dalam memahami 6 aspek tentang antibiotik meliputi pengenalan terhadap antibiotik, Manfaat antibiotik, Bahaya antibiotik, Cara mendapatkan antibiotik, Penggunaan antibiotic, dan Cara membuang antibiotik. Perbandingan persepsi peserta sebelum pemberian materi didominasi oleh persepsi yang salah dan setelah pemberian materi peserta mampu memahami persepsi yang benar tentang antibiotik.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Pada Mahasiswa Kesehatan Di Kota Kediri Eko Yudha Prasetyo; Dyah Ayu K; Silvi Arum P.; Bebryan Oky M
Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science (HERCLIPS) Vol 4 No 02 (2023): HERCLIPS VOL 04 NO 02
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/herclips.v4i02.5275

Abstract

Latar belakang: Penggunaan antibiotik tanpa resep merupakan fenomena yang banyak terjadi di komunitas berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia. Hasil penelitian yang dilakukan di Surabaya dan diperkuat dengan bukti-bukti terpublikasi lain menegaskan besarnya angka penggunaan antibiotik tanpa resep pada usia produktif. Mahasiswa Kesehatan merupakan komponen masyarakat yang memiliki prospek bekerja dalam pelayanan Kesehatan di masa depan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku penggunaan antibiotik tanpa resep pada kalangan mahasiswa kesehatan. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis faktor (factor analysis) dilakukan dengan metode orthogonal rotation (varimax). Kesesuaian jumlah sampel untuk dianalisis dengan menggunakan analisis faktor ditunjukkan melalui nilai Kaiser-Meyer-Olkin (KMO) measure of sample adequacy. Responden yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 400 orang. Hasil&Simpulan: Berdasarkan nilai varimax, teridentifikasi 7 faktor yang mempengaruhi yaitu, faktor persepsi (3,14), hemat waktu dan biaya (1,72), kemudahan Akses (1,53), pengalaman Personal (1,20), ketidak pedulian (1,18), kebiasaan & perilaku serupa (1,13), dan saran & informasi dari pihak lain (1,08).
EDUKASI BAHAYA KONSUMSI GARAM BERLEBIHAN PADA ANAK MELALUI DEMONSTRASI INTERAKTIF MEDIA AIR DAN GARAM Dwi Evi Diyan Sari; Faizatul Fitria; Erni Anikasari; Krisogonus Ephrino Seran; Yogi Bhakti Marhenta; Eko Yudha Prasetyo
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 3 (2026): Periode Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i3.8448

Abstract

Excessive salt consumption from an early age can shape a lasting preference for salty foods that persists into adulthood and may increase the risk of health problems later in life. This community service activity aimed to improve young children's understanding of the dangers of excessive salt consumption through an interactive demonstration method based on learning by doing. The activity employed an interactive educational approach using demonstrations of salt solutions with different concentrations involving 30 preschool children from KB and TK Al Munawaroh at Bhakta Health Park in April 2026. Evaluation was conducted using simple visual-based pre-tests and post-tests, as well as observations and educational games. Data were analyzed descriptively and quantitatively by comparing pre-test and post-test scores. The results showed improvements in participants' understanding across all indicators. The ability to recognize healthy foods increased from 40% to 90%, understanding of the dangers of excessive salt consumption increased from 30% to 80%, and the ability to visually identify different salt concentration levels increased from 0% to 70%. All indicators met the program's success criterion, with at least 70% of participants answering correctly in the post-test. The findings indicate that the interactive demonstration method is effective in improving young children's understanding of healthy salt consumption and can serve as an alternative health education strategy from an early age.