Kepercayaan diri merupakan atribut psikologis penting dalam Pendidikan Jasmani (PJOK). Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kepercayaan diri antara siswa laki-laki dan perempuan kelas VIII di SMP Negeri 1 Kapetakan. Menggunakan desain survei kuantitatif, 50 siswa (25 per gender) dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner 25 item (α = 0,930) dan dianalisis menggunakan uji Independent Samples t-test melalui SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan secara statistik antara siswa perempuan (rerata = 97,16) dan laki-laki (rerata = 95,40) dengan nilai p = 0,507 > 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa jenis kelamin bukan faktor utama penentu kepercayaan diri siswa dalam konteks ini. Sebaliknya, lingkungan sekolah yang suportif dan inklusif lebih berpengaruh. Guru disarankan mempertahankan strategi pembelajaran inklusif untuk memupuk kepercayaan diri seluruh siswa tanpa memandang perbedaan gender.
Copyrights © 2026