Jurnal KACA
Vol. 16 No. 2 (2026): Agustus

Prinsip Keadilan Sosial dalam Al-Qur’an dan Fenomena Cancel Culture di Media Sosial: Analisis QS. Al-Maidah:8 Perspektif Mufasir Kontemporer

Yuni Khairani (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau)
Afrizal Nur (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Riau)
Jani Arni (Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji prinsip keadilan sosial dalam QS. al-Maidah: 8 perspektif mufasir kontemporer dan relevansinya terhadap fenomena cancel culture di media sosial. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara nilai keadilan Qur'ani yang bersifat objektif dan imparsial dengan praktik penghakiman publik di ruang digital yang kerap didominasi oleh emosi kolektif, kebencian, dan sanksi sosial yang tidak proporsional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan (library research), dengan sumber primer berupa empat kitab tafsir kontemporer, yaitu Tafsir al-Maraghi karya Ahmad Mustofa al-Maraghi, Tafsir Fi Zhilalil Qur'an karya Sayyid Qutb, Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir karya Ibnu ‘Ashur, dan Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat mufasir sepakat bahwa keadilan dalam QS. al-Maidah: 8 bersifat mutlak, teosentris, dan tidak dapat dikompromikan oleh tekanan sosial maupun sentimen emosional. Adapun relevansi prinsip keadilan tersebut terhadap fenomena cancel culture mencakup enam dimensi, yaitu sebagai kerangka evaluatif normatif, batasan etis terhadap kemarahan kolektif, koreksi atas penghakiman tanpa verifikasi, tolok ukur tanggung jawab moral yang berjenjang, penyangga etik terhadap persekusi digital, serta landasan perlindungan martabat manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa QS. al-Maidah: 8 merupakan panduan etis yang relevan dan aktual dalam merespons dinamika penghakiman publik di era digital, sekaligus menyediakan landasan yang komprehensif untuk mengevaluasi dan membatasi praktik cancel culture agar tetap berada dalam koridor keadilan, objektivitas, dan ketakwaan kepada Allah Swt.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kaca

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities

Description

KACA (Karunia Cahaya Allah) : Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin diterbitkan oleh Jurusan Ushuluddin Sekolah Tinggi Agama Islam Al Fithrah Surabaya. Jurnal ini memuat kajian-kajian keislaman yang meliputi Tafsir, Hadis, Tasawuf, Pemikiran Islam, dan kajian Islam lainnya. Terbit dua kali setahun, yaitu ...