Open Access DRIVERset
Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Workshop Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Air Cucian Beras Di Desa Lalang Kabung

Muhammad Imam Rahmatullah (Universitas Riau)
Timbul Pasca Situmorang (Universitas Riau)
Ratna Lumbini Putri (Universitas Riau)
Imelia Syafitri (Universitas Riau)
Azzahwa Alyani Putri (Universitas Riau)
Bunga Mutiara. MG (Universitas Riau)
Dhama Iga Carissa (Universitas Riau)
Anisa Julianti (Universitas Riau)
Atikah Nur Zahra (Universitas Riau)
Naswa Ananda (Universitas Riau)
Handika Marta (Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2026

Abstract

Air cucian beras merupakan salah satu jenis limbah rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair. Namun, pemanfaatannya masih terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, dalam mengolah air cucian beras menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sesi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Bahan-bahan yang digunakan meliputi air cucian beras, gula merah, dan EM4. Campuran tersebut difermentasi selama 15 hari untuk menghasilkan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti langkah-langkah produksi dan memahami cara menggunakan pupuk organik cair tersebut. Proses fermentasi ditandai dengan perubahan warna menjadi cokelat kekuningan, aroma segar dan asam, serta terbentuknya gelembung-gelembung halus. Pupuk tersebut diaplikasikan setelah diencerkan dengan air dengan perbandingan 1:10 pada pagi atau sore hari. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sampah rumah tangga serta mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026