Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Workshop Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Air Cucian Beras Di Desa Lalang Kabung Muhammad Imam Rahmatullah; Timbul Pasca Situmorang; Ratna Lumbini Putri; Imelia Syafitri; Azzahwa Alyani Putri; Bunga Mutiara. MG; Dhama Iga Carissa; Anisa Julianti; Atikah Nur Zahra; Naswa Ananda; Handika Marta
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22013284

Abstract

Air cucian beras merupakan salah satu jenis limbah rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair. Namun, pemanfaatannya masih terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, dalam mengolah air cucian beras menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sesi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Bahan-bahan yang digunakan meliputi air cucian beras, gula merah, dan EM4. Campuran tersebut difermentasi selama 15 hari untuk menghasilkan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti langkah-langkah produksi dan memahami cara menggunakan pupuk organik cair tersebut. Proses fermentasi ditandai dengan perubahan warna menjadi cokelat kekuningan, aroma segar dan asam, serta terbentuknya gelembung-gelembung halus. Pupuk tersebut diaplikasikan setelah diencerkan dengan air dengan perbandingan 1:10 pada pagi atau sore hari. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sampah rumah tangga serta mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Workshop Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Air Cucian Beras Di Desa Lalang Kabung Muhammad Imam Rahmatullah; Timbul Pasca Situmorang; Ratna Lumbini Putri; Imelia Syafitri; Azzahwa Alyani Putri; Bunga Mutiara. MG; Dhama Iga Carissa; Anisa Julianti; Atikah Nur Zahra; Naswa Ananda; Handika Marta
Dedikasi Mandiri Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Dedikasi Mandiri Nusantara - Agustus 2026
Publisher : Dedikasi Mandiri Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.22013284

Abstract

Air cucian beras merupakan salah satu jenis limbah rumah tangga yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair. Namun, pemanfaatannya masih terbatas karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pengolahannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, dalam mengolah air cucian beras menjadi pupuk organik cair. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sesi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Bahan-bahan yang digunakan meliputi air cucian beras, gula merah, dan EM4. Campuran tersebut difermentasi selama 15 hari untuk menghasilkan pupuk organik cair. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti langkah-langkah produksi dan memahami cara menggunakan pupuk organik cair tersebut. Proses fermentasi ditandai dengan perubahan warna menjadi cokelat kekuningan, aroma segar dan asam, serta terbentuknya gelembung-gelembung halus. Pupuk tersebut diaplikasikan setelah diencerkan dengan air dengan perbandingan 1:10 pada pagi atau sore hari. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan sampah rumah tangga serta mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.