Hambatan keterampilan bahasa pada peserta didik kelas awal sekolah dasar berdampak pada kemampuan membaca, menulis, komunikasi verbal, dan partisipasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis penanganan hambatan keterampilan bahasa pada peserta didik kelas awal di SDN Cipinang 03 Jakarta Timur. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan, melibatkan guru kelas 1A dan dua peserta didik yang mengalami hambatan bahasa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Keabsahan data ditetapkan melalui triangulasi teknik. Hasil menunjukkan guru menangani hambatan membaca permulaan, menulis permulaan, dan komunikasi verbal melalui pendampingan individual, scaffolding, latihan bertahap, media pembelajaran, pertanyaan terbuka, penguatan positif, dan refleksi. Penanganan dipengaruhi karakteristik peserta didik, kompetensi guru, lingkungan belajar, media, dan dukungan orang tua. Penanganan efektif memerlukan strategi yang disesuaikan kebutuhan peserta didik serta kesinambungan dukungan antara sekolah dan keluarga.
Copyrights © 2026