Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema
Vol. 9 No. 1 (2026): September 2026

Menelusuri Tubuh dan Phallus dalam Film Sammi, Who Can Detach His Body Parts (2025)

Ni Luh Ayu Sukmawati (Universitas Jember)
Kukuh Yudha Karnanta (Universitas Airlangga)
Denny Antyo Hartanto (Universitas Jember)



Article Info

Publish Date
04 Sep 2026

Abstract

Artikel menganalisis film pendek Indonesia yang berjudul Sammi, Who Can Detach His Body Parts (2025) sebagai teks yang memvisualisasikan kehilangan melalui tubuh yang terfragmentasi dan menampilkan phallus sebagai simpul simbolik kuasa dan pengakuan. Kerangka teori utama menggunakan pemikiran Christian Metz, tentang sinema sebagai imaginary signifier yang bekerja melalui konflik hadir–absen dan rantai identifikasi penonton, lalu diperluas dengan psikoanalisis Lacan untuk membaca phallus sebagai penanda yang mengatur posisi hasrat melampaui kepemilikan tubuh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis film interpretatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa film menyusun kehilangan sebagai rangkaian jejak, sehingga pencarian ibu atas sisa tubuh bergerak searah dengan kerja penonton yang mengikat fragmen, sementara absennya phallus menjadi puncak konflik karena standar sosial maskulinitas dan legitimasi pemakaman. Adegan peminjaman phallus untuk balas dendam merupakan penanda atas ketidakstabilan otoritas falosentris dan memperlihatkan bahwa pembalikan relasi kuasa tidak serta merta menghadirkan keadilan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pikma

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema adalah publikasi ilmiah yang pertama kali terbit pada tahun 2018. Jurnal PIKMA dipublikasikan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Selain itu, Jurnal PIKMA diterbitkan dua kali dalam ...