Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Oswald Siahaan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 25 anak usia 5–6 tahun yang dipilih sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik halus serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Perlakuan diberikan melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan sisik ikan kakap laut sebagai media utama yang dirancang untuk melatih koordinasi mata dan tangan, ketelitian, konsentrasi, serta keterampilan manipulatif anak. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus setelah pelaksanaan kegiatan kolase. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi p < 0,001, lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif, inovatif, dan menarik dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.
Copyrights © 2026