Nadia Febrian Sitanggang
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Artificial Intelligence Use and Effects on Academic Task Quality and Efficiency: A Study in Higher Education Nadia Febrian Sitanggang; Gita Magdalena Pasaribu; Grace Sihombing; Rahel Jesiska Pinem; Eka Yuli Yana; Cahaya Marsinta Sitinjak; Rini Juliana Sipahutar
International Journal of Educational Practice and Policy Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/ijepp.v3i1.233

Abstract

This study explores the impact of artificial intelligence (AI) use on the quality and efficiency of academic tasks among students in higher education. The widespread integration of AI tools—such as ChatGPT, Perplexity, and other language models—has significantly influenced learning behaviors, information access, and task completion processes. The purpose of this study is to investigate how the use of AI technologies affects students’ ability to produce academic tasks with higher quality and in a more time-efficient manner, while also identifying possible drawbacks such as overreliance. A mixed-method approach was employed, combining quantitative data collected through questionnaires with qualitative insights gained from interviews. A total of 80% of the surveyed students reported frequent use of AI tools in their academic work, with ChatGPT being the most preferred platform. Results indicate that 85% of students perceived a positive impact of AI on task quality, while 75% reported improved efficiency. The qualitative data supported these findings, highlighting enhanced understanding, faster idea generation, and reduced workload. However, concerns regarding dependence and ethical use were also raised. This study concludes that AI holds substantial potential to support academic performance, but its integration must be guided by responsible usage and critical awareness in educational contexts.
Pengaruh Kegiatan Kolase Sisik Ikan Kakap Laut terhadap Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Oswald Siahaan T.A. 2025/2026 Nadia Febrian Sitanggang; Rizki Ramadhani
Journal Sport Science Indonesia Vol 5 No 4 (2026): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.5.4.30-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Negeri Oswald Siahaan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 25 anak usia 5–6 tahun yang dipilih sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian kemampuan motorik halus serta dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Perlakuan diberikan melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan sisik ikan kakap laut sebagai media utama yang dirancang untuk melatih koordinasi mata dan tangan, ketelitian, konsentrasi, serta keterampilan manipulatif anak. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kemampuan motorik halus sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus setelah pelaksanaan kegiatan kolase. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang memperoleh nilai signifikansi p < 0,001, lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan kolase menggunakan sisik ikan kakap laut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif, inovatif, dan menarik dalam mendukung perkembangan motorik halus anak usia dini.