Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi makna kehilangan dalam lirik lagu “Sesi Potret” karya Enau feat. Ari Lesmana dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana makna denotatif, konotatif, dan mitos membangun pengalaman emosional kehilangan orang terkasih. Penelitian menggunakan metode kualitatif-interpretatif dengan pendekatan semiotika Barthes. Data primer berupa unit-unit lirik yang merepresentasikan kepulangan, ketidakhadiran, ingatan, jejak sensorik, jarak, keikhlasan, foto keluarga, dan penyesalan. Analisis dilakukan melalui empat tahap, yaitu mengidentifikasi makna denotatif, menafsirkan makna konotatif, mengelompokkan konotasi berulang menjadi mitos, dan memverifikasi tafsir dalam keseluruhan struktur lirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan direpresentasikan melalui eufemisme kematian, absensi sensorik, penyesalan yang tertunda, perubahan susunan keluarga, dan proses penerimaan yang belum selesai. Kesimpulannya, kehilangan dalam lirik tidak hadir sebagai emosi tunggal, tetapi sebagai perubahan relasi terhadap waktu, ruang, indera, dan hubungan sosial. Kontribusi penelitian ini adalah mengintegrasikan semiotika Barthes dengan kajian eufemisme kematian dan duka sensorik dalam musik populer Indonesia.
Copyrights © 2026