Rendahnya minat membaca siswa masih menjadi tantangan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu menghadirkan kegiatan membaca secara menarik, kontekstual, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh media cerita rakyat terhadap minat membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Sokaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe pretest-posttest control group design. Sampel terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan media cerita rakyat dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui angket minat membaca dengan indikator perhatian terhadap bacaan, rasa senang membaca, motivasi membaca, kebiasaan membaca, dan dorongan membaca mandiri. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan minat membaca lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji t menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, media cerita rakyat efektif meningkatkan minat membaca siswa.
Copyrights © 2026