Penelitian ini bertujuan menganalisis reaktualisasi seni tradisi Lampung dalam praktik pembelajaran serta merumuskan model tentatif integrasi pendidikan seni berbasis kearifan lokal dan industri kreatif di SMP Negeri 2 Semaka, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni tradisi Lampung direaktualisasikan melalui pembelajaran kontekstual berbasis proyek yang mendorong eksplorasi budaya lokal, penguatan kreativitas, pembentukan identitas budaya, dan pengenalan nilai ekonomi kreatif. Selain itu, ditemukan pola kolaborasi antara sekolah, komunitas seni, dan pelaku kreatif lokal sebagai pendukung pembelajaran autentik. Penelitian ini menghasilkan model tentatif yang terdiri atas tiga pilar, yaitu rekontekstualisasi kearifan lokal dalam pembelajaran, pedagogi kreatif berbasis proyek, dan orientasi industri kreatif. Model tersebut menunjukkan bahwa seni tradisi dapat menjadi sarana penguatan identitas budaya sekaligus pengembangan kreativitas dan kesiapan peserta didik menghadapi dinamika ekonomi kreatif.
Copyrights © 2026