Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja Object-Relational Mapping (ORM) dan raw query pada backend API berbasis Laravel 5.8 serta Laravel 13.x menggunakan ekosistem Docker. Pengujian eksperimental terkontrol dilakukan untuk mengukur parameter response time, CPU utilization, dan memory usage menggunakan instrumen k6. Operasi basis data yang dievaluasi mencakup operasi insert, update, dan select dengan kompleksitas relasi bervariasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode raw query menghasilkan response time yang secara signifikan lebih cepat daripada Eloquent ORM. Laravel 5.8 terbukti memiliki waktu respons yang lebih cepat dibandingkan Laravel 13.x pada seluruh skenario Eloquent ORM dan operasi select. Metrik CPU utilization menunjukkan efisiensi komputasi yang lebih baik pada metode raw query untuk beban kerja rendah hingga menengah. Namun, penggunaan prosesor kedua metode mengalami konvergensi pada beban puncak akibat batas saturasi pemrosesan single-thread pada tingkat PHP-FPM worker process. Metrik memory usage pada operasi select menunjukkan lonjakan alokasi memori yang tinggi pada Eloquent ORM akibat proses object hydration. Sebaliknya, alokasi memori kedua metode bergerak sangat rapat pada operasi manipulasi data karena penggunaan mekanisme database transaction. Pada perbandingan lintas versi, Laravel 13.x secara konsisten mengonsumsi memori dasar yang lebih besar pada fase baseline dibandingkan Laravel 5.8 akibat kompleksitas dependensi komponen internal.
Copyrights © 2026