Perkembangan aplikasi web menuntut arsitektur yang mampu menangani beban akses tinggi secara efisien. Keterbatasan basis data relasional dalam memproses kueri berulang sering menjadi hambatan utama. Penelitian mengevaluasi dampak integrasi in-memory data store Redis terhadap kinerja dan penggunaan sumber daya server pada aplikasi web artikel berbasis Node.js. Pengujian dijalankan melalui simulasi beban Read-Heavy dan Write-Heavy menggunakan instrumen k6. Metrik pengukuran mencakup response time, throughput, CPU Usage, dan Memory Usage. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan Redis dengan pola Cache-Aside dan strategi Active Invalidation berhasil menurunkan response time dan meningkatkan throughput pada kedua skenario pembebanan. Namun, mekanisme invalidasi aktif memicu beban komputasi tambahan saat server menangani intensitas penulisan data yang tinggi. Proses penyimpanan cache juga berdampak pada peningkatan alokasi memory server hingga rentang 9% sampai 11%. Seluruh pengujian menghasilkan nilai probabilitas di bawah batas galat (p < 0,05). Hasil statistik mengonfirmasi bahwa integrasi Redis memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja dan penggunaan sumber daya sistem. Kesimpulannya, integrasi Redis efektif meningkatkan kecepatan akses pembacaan data, namun pemanfaatan strategi invalidasi aktif memicu konsekuensi berupa beban komputasi tambahan pada server demi menjaga konsistensi data.
Copyrights © 2026