Bencana banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah berdampak pada kondisi fisik, sosial, dan psikologis masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi melalui kolaborasi berbagai pihak. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengabdian masyarakat dalam penanganan banjir melalui kolaborasi multi-lembaga yang meliputi penggalangan dana, distribusi bantuan, dapur umum, dan layanan psikososial anak. Kegiatan dilaksanakan melalui sinergi relawan, masyarakat, dan lembaga terkait dalam penyaluran bantuan bahan pokok dan pakaian, pembentukan dapur umum untuk penyediaan makanan siap saji, serta pendampingan psikososial anak melalui kegiatan bermain dan menggambar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi multi-lembaga meningkatkan efektivitas penanganan bencana, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun pemulihan psikologis anak. Dapur umum dan layanan psikososial terbukti membantu mempercepat proses pemulihan korban. Kata kunci: kolaborasi, pengabdian masyarakat, banjir, dapur umum, psikososial anak
Copyrights © 2026