Silvia Rahmi
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pembuatan Biodiesel Dari Limbah Minyak Ikan Patin Menggunakan Reaktor Membran Silvia Rahmi; Syarfi Syarfi; Irdoni Irdoni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membrane reactor is an alternative technology is used to produce of biodiesel, one of the advantages of the reaction and separation process takes place in a single stage simultaneous. This research aims to study the effect of the variation of the catalyst and mole ratio feed catfish oil - methanol in biodiesel production, transesterification process in a membrane reactor with a variation of the mole ratio of catfish oil - methanol 1:10, 1:14, and 1:18, the concentration of the base catalyst 0,5% -wt, 1% -wt and 1,5% -wt, pressure transmembrane 1 and 2 bar and a temperature of 60 oC process. The results showed biodiesel production using membrane reactor reached 93,89 % yield on the condition of the mole ratio of 1:14 with a concentration of 1,5 %-wt, characteristics of biodiesel produced meets the quality standards of biodiesel in Indonesia including biodiesel, density 857,3 kg/m3, kinematic viscosity of biodiesel is 5.6 mm2/s, Flash Point 145 °C, Acid Number 0.549 mg-KOH/g, Cetane Number 53,72.Keywords : biodiesel, catfish oil, transesterification
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU Silvia Rahmi; Sumarno Sumarno; Hendripides Hendripides
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2021): EDISI 2 JULI-DESEMBER 2021
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of work motivation on work discipline in FKIP Riau University employees. The population used in this study were all employees of FKIP University of Riau, amounting to 49 employees. Data collection techniques by distributing questionnaires using a Likert scale. The population used in this study were all employees of FKIP University of Riau. Includes academic, general and equipment sub-sections, personnel and finance, and student affairs sub-section totaling 49 employees. The sample of this study was taken by total sampling, namely all employees of the Faculty of Teacher Training and Education, University of Riau. The data collected was then tabulated and analyzed using a simple linear regression analysis method. The results of this study indicate that the condition of work motivation of employees of FKIP Riau University Pekanbaru is good based on the results of the categorization of work motivation variables in the high category, namely 51% and the condition of work discipline of employees of FKIP Riau University Pekanbaru is quite good based on the results of the categorization of work discipline variables in the medium is 75.5%. Work motivation has a positive and significant effect on the work discipline of FKIP employees, Riau University, Pekanbaru. t count for work motivation variable is 4.859 and t table is 2,013, thus t count > t table. That is, work motivation has a significant effect on work discipline. The regression coefficient value is 0.649. The regression coefficient value is positive (+), so it can be said that work motivation (X) has a positive effect on work discipline (Y).Key Words: Work Motivation, Work Discipline
PELATIHAN PENGENALAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU DI SMA NEGERI II BANDA ACEH Yawma Wulida; Herawati Herawati; Suci Rahmi Amjusfa; Rahmat Alimin; Silvia Rahmi; Dina Keumalasari Br Ginting; Lisnawati Lisnawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pengenalan Artificial Intelligence (AI) bagi guru di SMA Negeri 11 Banda Aceh dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi cerdas dalam pengembangan media pembelajaran interaktif di sekolah. Sebagian besar guru telah menggunakan teknologi digital, namun belum optimal dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu kreatif, adaptif, dan efisien dalam proses pembelajaran. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dasar AI serta keterampilan dalam mengaplikasikan berbagai tools berbasis AI untuk merancang media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan platform AI, praktik langsung, serta pendampingan dalam pembuatan produk media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan mampu menghasilkan contoh media pembelajaran interaktif seperti kuis digital, bahan ajar visual, dan konten presentasi berbasis AI. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam mendukung transformasi pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan teknologi di era digital. Kata Kunci: Artificial Intelligence, media pembelajaran interaktif, pelatihan guru, teknologi pendidikan
PELATIHAN PENGENALAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU DI SMA NEGERI II BANDA ACEH Yawma Wulida; Herawati Herawati; Suci Rahmi Amjusfa; Rahmat Alimin; Silvia Rahmi; Dina Keumalasari Br Ginting; Lisnawati Lisnawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pengenalan Artificial Intelligence (AI) bagi guru di SMA Negeri 11 Banda Aceh dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan teknologi cerdas dalam pengembangan media pembelajaran interaktif di sekolah. Sebagian besar guru telah menggunakan teknologi digital, namun belum optimal dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu kreatif, adaptif, dan efisien dalam proses pembelajaran. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dasar AI serta keterampilan dalam mengaplikasikan berbagai tools berbasis AI untuk merancang media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, demonstrasi penggunaan platform AI, praktik langsung, serta pendampingan dalam pembuatan produk media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep AI dan mampu menghasilkan contoh media pembelajaran interaktif seperti kuis digital, bahan ajar visual, dan konten presentasi berbasis AI. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kreativitas dan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam mendukung transformasi pembelajaran yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan teknologi di era digital. Kata Kunci: Artificial Intelligence, media pembelajaran interaktif, pelatihan guru, teknologi pendidikan
KOLABORASI GURU KELAS DAN SHADOW TEACHER DALAM PEMBELAJARAN IPS BAGI PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF Yawma Wulida; Silvia Rahmi; Donni Agustina Pulungan; Rabiatul Adawiyah
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi guru kelas dan shadow teacher dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK) di sekolah dasar inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada salah satu sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, shadow teacher, kepala sekolah, serta peserta didik berkebutuhan khusus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru kelas dan shadow teacher dilakukan melalui perencanaan pembelajaran bersama, pembagian peran saat proses pembelajaran berlangsung, pemberian pendampingan individual sesuai kebutuhan peserta didik, serta evaluasi pembelajaran secara berkala. Kolaborasi tersebut memberikan dampak positif terhadap partisipasi belajar, interaksi sosial, dan pencapaian hasil belajar peserta didik berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan waktu koordinasi, perbedaan pemahaman mengenai strategi pembelajaran inklusif, dan minimnya pelatihan bagi guru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru serta dukungan sekolah agar kolaborasi dapat berjalan secara optimal. Kata Kunci: kolaborasi guru, shadow teacher, pembelajaran IPS, pendidikan inklusif, peserta didik berkebutuhan khusus
URGENSI ASESMEN AWAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DI SEKOLAH DASAR INKLUSI: STUDI KASUS DI SD ISLAM KARAKTER HARSYA BANDA ACEH Saprina Siregar; Herawati; Yawma Wulida; Silvia Rahmi; Ayu Wahifa; Helsi Maisara
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/

Abstract

Asesmen awal merupakan langkah fundamental dalam penyelenggaraan pendidikan inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Tanpa asesmen yang tepat, proses pembelajaran berisiko tidak sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya asesmen awal ABK melalui studi kasus di SD Islam Karakter Harsya Banda Aceh, yang menerima siswa pindahan dari sekolah negeri dengan latar belakang ABK, namun belum dilakukan asesmen awal secara sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berbasis kajian literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiadaan asesmen awal menyebabkan kesenjangan kemampuan akademik dan perkembangan antara siswa ABK dengan teman sebayanya, meskipun memiliki diagnosis yang sama atau lebih ringan. Temuan ini sejalan dengan berbagai penelitian yang menegaskan bahwa asesmen merupakan fondasi dalam identifikasi kebutuhan, perencanaan pembelajaran individual, dan intervensi pendidikan yang tepat. Oleh karena itu, asesmen awal perlu diimplementasikan secara sistematis di sekolah inklusi sebagai dasar layanan pendidikan yang berkeadilan. Kata kunci: asesmen awal, ABK, pendidikan inklusif, sekolah dasar
KOLABORASI BERBAGAI LEMBAGA DALAM MEWUJUDKAN PENANGANAN BENCANA YANG EFEKTIF MELALUI DAPUR UMUM DAN LAYANAN PSIKOSOSIAL BAGI MASYARAKAT DAN ANAK DI ACEH TENGAH DAN BENER MERIAH   Saprina Siregar; Herawati; Ayu Wahifa; Silvia Rahmi; Helsi Maisara
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah berdampak pada kondisi fisik, sosial, dan psikologis masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi melalui kolaborasi berbagai pihak. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengabdian masyarakat dalam penanganan banjir melalui kolaborasi multi-lembaga yang meliputi penggalangan dana, distribusi bantuan, dapur umum, dan layanan psikososial anak. Kegiatan dilaksanakan melalui sinergi relawan, masyarakat, dan lembaga terkait dalam penyaluran bantuan bahan pokok dan pakaian, pembentukan dapur umum untuk penyediaan makanan siap saji, serta pendampingan psikososial anak melalui kegiatan bermain dan menggambar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi multi-lembaga meningkatkan efektivitas penanganan bencana, baik dalam pemenuhan kebutuhan dasar maupun pemulihan psikologis anak. Dapur umum dan layanan psikososial terbukti membantu mempercepat proses pemulihan korban.   Kata kunci: kolaborasi, pengabdian masyarakat, banjir, dapur umum, psikososial anak