Budaya fixie (sepeda fixed-gear) di Indonesia telah berkembang pesat, tidak hanya sebagai alat transportasi tetapi juga sebagai gaya hidup dan medium ekspresi diri. Namun, perkembangan ini dihadapkan pada permasalahan utama, yaitu belum adanya standar rancangan sepeda fixie yang komprehensif di Indonesia (SNI). Ketidakadaan standar ini berpotensi menyebabkan variasi kualitas produk yang lebar, ketidakpastian keamanan bagi pengguna, dan hambatan bagi industri lokal. Di sisi lain, penerapan standar seringkali dikhawatirkan akan mereduksi esensi budaya dan gaya hidup fixie yang menekankan pada personalisasi, kesederhanaan, dan nilai estetika. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah usulan standar untuk sepeda fixie yang menjamin aspek keamanan, keselamatan, dan kualitas teknis, tanpa menghilangkan atau membatasi ruang ekspresi dan nilai-nilai budaya yang melekat padanya. Metode perancangan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap standar sepeda etnografi visual untuk menganalisis budaya serta nilai estetika komunitas fixie yang dapat diadopsi oleh industry.
Copyrights © 2026