Ghia Tri Jayanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Standar Detachable Sepeda fixie yang Terintegrasi dengan Kebiasaan dan Gaya Hidup Pengguna anas shohibul wafa; Ghia Tri Jayanti; Handayani Madania Insani
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 3 No 2 (2026): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ecpxyz79

Abstract

Budaya fixie (sepeda fixed-gear) di Indonesia telah berkembang pesat, tidak hanya sebagai alat transportasi tetapi juga sebagai gaya hidup dan medium ekspresi diri. Namun, perkembangan ini dihadapkan pada permasalahan utama, yaitu belum adanya standar rancangan sepeda fixie yang komprehensif di Indonesia (SNI). Ketidakadaan standar ini berpotensi menyebabkan variasi kualitas produk yang lebar, ketidakpastian keamanan bagi pengguna, dan hambatan bagi industri lokal. Di sisi lain, penerapan standar seringkali dikhawatirkan akan mereduksi esensi budaya dan gaya hidup fixie yang menekankan pada personalisasi, kesederhanaan, dan nilai estetika. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah usulan standar untuk sepeda fixie yang menjamin aspek keamanan, keselamatan, dan kualitas teknis, tanpa menghilangkan atau membatasi ruang ekspresi dan nilai-nilai budaya yang melekat padanya. Metode perancangan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap standar sepeda etnografi visual untuk menganalisis budaya serta nilai estetika komunitas fixie yang dapat diadopsi oleh industry.
Perancangan Sepatu Trail Untuk Pelari Rekresional Menggunakan Metode UCD Studi Kasus League Bagas Febriansyah; Ghia Tri Jayanti; Andri Pahrulroji
Anggit: Jurnal Desain Produk Vol 3 No 2 (2026): Anggit: Jurnal Desain Produk
Publisher : Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/zzr52602

Abstract

Meningkatnya minat masyarakat terhadap aktivitas trail running, khususnya pada kategori fun trail run, mendorong kebutuhan akan sepatu yang mampu memberikan kenyamanan dan perlindungan sesuai karakteristik pelari rekreasional. Penelitian ini bertujuan merancang sepatu trail running untuk pelari rekreasional pada kegiatan fun trail run dengan studi kasus pada brand League. Metode yang digunakan adalah User-Centered Design (UCD) yang menempatkan pengguna sebagai pusat proses perancangan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi kegiatan komunitas Polar Pace, serta penyebaran kuesioner kepada 50 anggota komunitas. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi karakteristik pengguna, kebiasaan berlari, kondisi medan, serta kebutuhan fungsional produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan merupakan faktor utama dalam pemilihan sepatu, diikuti kebutuhan akan perlindungan pada berbagai karakteristik medan seperti aspal, tanah, lumpur, dan bebatuan. Berdasarkan temuan tersebut dirancang konsep sepatu yang mengutamakan keseimbangan antara kenyamanan, traksi, stabilitas, dan proteksi melalui pemilihan konstruksi upper, material yang ringan dan cepat kering, serta penggunaan sole yang sesuai dengan aktivitas fun trail run. Hasil perancangan diharapkan menjadi alternatif pengembangan produk trail running bagi League sekaligus memenuhi kebutuhan pelari rekreasional di Indonesia.
Implementasi Leguan Bridge Pada Kendaraan Tempur PT PINDAD Adri Rahmatdinullah; Ghia Tri Jayanti; Andri Pahrulroji; Muhammad Diaz Perdana Putra
Jurnal Desain Indonesia. Vol 8 No 2 (2026): Desain di Ambang: Pergeseran Desain sebagai Bidang dalam Ekosistem Phygital
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v8i2.644

Abstract

Indonesia has a vast land area with different landforms. The tropical climate and relatively diverse rock topography make Indonesia a country prone to natural disasters. The TNI's efforts to maintain national defense are through military operations. With terrain conditions such as rivers that cannot be passed by vehicles, deep ditches, roads damaged by natural disasters and bridges that are not strong enough to be passed by combat vehicles, this becomes an obstacle for TNI troops in carrying out mobility. Strategic support is needed to assist in the success of military operations. PT PINDAD (Army Industry) as an industry engaged in the defense sector has an important role to support this. Thus, the formulation of the problem that arises in this design is how to apply the sliding bridge mechanism to the Anoa tank. This study aims to design an Anoa armored combat vehicle with a launch bridge concept, apply a sliding mechanism to the Anoa armored vehicle and design an Anoa armored combat vehicle with launch bridge specifications to assist military operations. This design is carried out using an engineering design approach and a quality function deployment method to determine design attributes and user needs. The design begins with data collection and then analyzed. The next process is to find the voice of the customer to the target value and build a house of quality. After the house of quality is built, the results show that the sliding bridge mechanism gets the highest score. The mechanism used in the design of the Anoa armored vehicle is the sliding bridge mechanism. The application of the sliding bridge is based on considerations of technical requirements, security is one of the most important aspects in this design.