SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)

Diversifikasi limbah lidi sawit menjadi produk ekonomi kreatif berbasis green economy pada kelompok rentan di Desa Kuapan

Rahmat Junaidi (Universitas Riau)
Bunga Chintia Utami (Universitas Riau)
Pebriandi Pebriandi (Universitas Riau)
Valerie Birgita Situmorang (Universitas Riau)
Rifaldo Permana Putra (Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2026

Abstract

Abstrak Limbah pelepah dan lidi kelapa sawit di Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sehingga nilai ekonominya masih rendah. Mitra sasaran, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sentra Kreatif yang beranggotakan 18 orang, sebelumnya hanya mampu memproduksi sapu lidi dengan proses penyerutan manual menggunakan cutter, sehingga produktivitas masih terbatas dan sebagian anggota belum memiliki penghasilan tetap. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan anggota KUB Sentra Kreatif dalam mendiversifikasi limbah lidi sawit menjadi produk ekonomi kreatif berupa piring, keranjang, dan tas, sekaligus menerapkan teknologi tepat guna untuk mendukung prinsip green economy. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif melalui tahap persiapan (survei rantai pasok bahan baku dari tiga kebun sumber lidi sawit), pelaksanaan (empat sesi pelatihan produksi meliputi pembuatan piring dan keranjang, penerapan mesin penyerut lidi, serta pelatihan mesin jahit), dan monitoring serta evaluasi menggunakan instrumen pretest-posttest terhadap 15 peserta aktif selama kurang lebih satu bulan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta pada seluruh indikator praktik, ditunjukkan melalui peningkatan skor rata-rata rubrik penilaian keterampilan menjahit dari 1,60 (kategori kurang) menjadi 4,36 (kategori baik) pada skala 1-5 . Selain itu, penerapan mesin penyerut lidi sawit mampu meningkatkan kapasitas produksi dari rata-rata 50 kg/bulan secara manual menjadi 100 kg/bulan, atau mengalami peningkatan sebesar ±50 kg/bulan (100%) sehingga kapasitas produksi menjadi 2 kali lipat. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan kapasitas ekonomi kelompok rentan di pedesaan sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan berbasis ekonomi hijau. Kata kunci: limbah lidi sawit; ekonomi kreatif; ekonomi hijau; pemberdayaan masyarakat; teknologi tepat guna Abstract Oil palm frond and midrib (lidi) waste in Kuapan Village, Tambang District, Kampar Regency, Riau, has not been optimally utilized, resulting in low economic value. The partner group, KUB Sentra Kreatif, consisting of 18 members, previously produced only traditional brooms through manual stripping using a cutter, which limited productivity, and some members did not have fixed income. This community service program aims to improve the skills of KUB Sentra Kreatif members in diversifying palm midrib waste into creative economy products, including plates, baskets, and bags, while implementing appropriate technology to support green economy principles. The implementation method applied participatory training and mentoring through preparation (a raw material supply chain survey involving three palm midrib source gardens), implementation (four production training sessions covering plate and basket production, application of a midrib-stripping machine, and sewing machine training), as well as monitoring and evaluation using pretest-posttest instruments involving 15 active participants during approximately one month of field mentoring. The results showed improvements in participants’ practical skills, indicated by an increase in the mean sewing-skill rubric score from 1.60 (poor category) to 4.36 (good category) on a 1-5 scale  . Furthermore, the implementation of the midrib-stripping machine increased production capacity from an average of 50 kg/month using manual methods to 100 kg/month, representing an increase of approximately 50 kg/month (100%) or a two-fold increase in production capacity. This program contributes to strengthening the economic capacity of vulnerable rural groups while supporting sustainable agricultural waste utilization based on green economy principles. Keywords: oil palm midrib waste; creative economy; green economy; community empowerment; appropriate technology

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...