Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Vol 6 No 3 (2026): Edisi September

Optimalisasi Pemanfaatan Bayam sebagai Obat Herbal Pendukung Pencegahan Anemia Remaja Desa Ngadirejo Kecamatan Reban Kabupaten Batang: Optimizing the Use of Spinach as a Herbal Food to Support Anemia Prevention Program among the Teenagers in Ngadirejo Village Reban District of Batang Regency

Erin Efrilia (Universitas Pekalongan)
Nur Cholis Endriyatno (Universitas Pekalongan)
Aditya Dimas S Wahyu (Universitas Pekalongan)
Gilang Putra Ramadhan (Universitas Pekalongan)
Muhammad Zakki (Universitas Pekalongan)
Masyan Amrulloh (Universitas Pekalongan)
Kenyar Taffani Nibras (Universitas Pekalongan)
Amelia Reza Agustyne (Universitas Pekalongan)
Wiranto Dwi Nugroho (Universitas Pekalongan)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2026

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada remaja akibat kurangnya asupan zat besi, pola makan yang tidak seimbang, serta rendahnya kesadaran dalam menerapkan pola hidup sehat. Remaja putri memiliki risiko lebih tinggi mengalami anemia karena kehilangan darah saat menstruasi, sedangkan remaja putra rentan mengalami gangguan kesehatan akibat kebiasaan begadang dan kurangnya pemenuhan gizi. Di sisi lain, pemanfaatan bayam sebagai herbal pendukung pencegahan anemia di desa Ngadirejo, kecamatan Reban, kabupaten Batang masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan program pemberdayaan yang mengintegrasikan aspek kesehatan dan kreativitas melalui pemanfaatan bayam untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, pemutaran video animasi mengenai anemia, penyampaian materi oleh tim pengabdian, diskusi dan tanya jawab, serta post-test. Materi yang diberikan meliputi pengertian dan faktor risiko anemia, peran zat besi dalam pembentukan hemoglobin, risiko anemia pada remaja, kandungan zat besi dalam bayam, peran vitamin C dalam membantu penyerapan zat besi non-heme, serta pemanfaatan bayam sebagai pangan pendukung pencegahan anemia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, ditunjukkan dengan persentase jawaban benar yang meningkat dari 50% pada pre-test menjadi 90% pada post-test, atau meningkat sebesar 40 poin persentase. Peserta juga menunjukkan antusiasme selama penyampaian materi dan sesi diskusi, terutama ketika materi dikaitkan dengan kebiasaan sehari-hari serta potensi bayam yang mudah ditemukan di lingkungan desa Ngadirejo. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dengan kombinasi media video, penyampaian materi, dan diskusi interaktif dapat meningkatkan pengetahuan remaja mengenai anemia dan pemanfaatan pangan lokal. Bayam dapat dikenalkan sebagai salah satu sumber pangan pendukung pemenuhan zat besi, namun bukan sebagai pengganti Tablet Tambah Darah maupun terapi medis anemia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

darmadiksani

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk ...