Perkembangan teknologi digital pada era society 5.0 telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai disiplin ilmu, termasuk studi Al-Qur'an, Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Big Data, Internet of Things (IoT), dan platfrom digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pengembangan kajian Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan studi Al-Qur'an di era society 5.0, mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul, serta merumuskan arah pengembangannya di masa depan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Riview (SLR) dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan pada rentang tahun 2022-2026. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan studi Al-Qur'an di era society 5.0 ditandai dengan meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence, aplikasi digital Al-Qur'an, pembelajaran berbasis e-learnig, digitalisasi tafsir, serta penguatan literasi keagamaan digital. Peluang yang muncul meliputi peningkatan aksesibilitas, personalisasi pembelajaran, kolaborasi akademik global, dan perluasan dakwah digital. Namun demikian berbagai tantangan juga ditemukan, seperti bias algoritma, krisis otoritas keilmuan, fragmentasi interpretasi, kesenjangan literasi digital, dan degradasi interaksi spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan studi Al-Qur'an di era society 5.0 memerlukan intergrasi antara inovasi teknologi, literasi digital Islam, dan nilai-nilai wasathiyah agar transformasi digital tetap sejalan dengan prinsif[prinsif keilmuan Islam.
Copyrights © 2026