Muhammad Saleh Nst
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Al-Qur’an Hadits Di Era Society 5.0 Afnita Warni; Muhammad Saleh Nst; Fakhruddin Marjua Pane; Zulhimma Zulhimma
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1212

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadits memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter religius, spiritual, dan intelektual peserta didik. Era Society 5.0 menghadirkan tantangan baru berupa perubahan pola belajar generasi digital yang menuntut strategi pembelajaran inovatif, kontekstual, dan adaptif terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan, penyediaan pengalaman belajar, dan strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang relevan di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui analisis jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Al-Qur’an Hadits perlu mengintegrasikan pendekatan teacher-centred dan student-centred secara seimbang. Strategi pembelajaran efektif meliputi talaqqi, muroja’ah, contextual teaching and learning (CTL), inquiry learning, serta pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi Al-Qur’an interaktif dan e-learning. Penyediaan pengalaman belajar melalui tadabbur, pembiasaan religius, dan praktik sosial keagamaan mampu meningkatkan internalisasi nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadits yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi generasi digital.
Analysis Of Islamic Education Policy In Southeast Asian Countries: Comparative Policies, Implementation, And Strategic Challenges Muhammad Saleh Nst; Magdalena
Politea : Jurnal Politik Islam Vol. 9 No. 3 (2026): Identity Politics, Democracy, and Socio-Religious Governance in a Globalized Wo
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education policies in Southeast Asia demonstrate diverse approaches influenced by the socio-political-religious contexts of each country. This research analyzes a comparison of Islamic education policies in Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, and Thailand through a qualitative literature study approach using content analysis and thematic coding methods. Findings reveal that Islamic education policies in these countries vary in ideological orientation, institutional structure, and implementation strategy. Indonesia implements integration within the national education system based on Pancasila values, Malaysia builds an Islamic education system based on strong Islamic identity awareness, Brunei implements a total integration approach with Islamic law, while Thailand faces pedagogical complexity within a Muslim minority context. This research recommends strengthening regional policy harmonization, enhancing teacher capacity, developing curricula responsive to local needs, and building cross-country collaboration platforms to share best practices. The research implications affirm that effective Islamic education policies must balance the universality of Islamic values, local cultural contextualism, and aspirations for educational modernization.
STUDI AL-QUR'AN DI ERA SOCIETY 5.0: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) Afnita Warni; Leo Kusuma; Muhammad Saleh Nst; Zulhimma
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 02 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan (In Progress)
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i02.851

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era society 5.0 telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berbagai disiplin ilmu, termasuk studi Al-Qur'an, Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Big Data, Internet of Things (IoT), dan platfrom digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pengembangan kajian Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan studi Al-Qur'an di era society 5.0, mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul, serta merumuskan arah pengembangannya di masa depan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Riview (SLR) dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang relevan dan dipublikasikan pada rentang tahun 2022-2026. Data dianalisis melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan studi Al-Qur'an di era society 5.0 ditandai dengan meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence, aplikasi digital Al-Qur'an, pembelajaran berbasis e-learnig, digitalisasi tafsir, serta penguatan literasi keagamaan digital. Peluang yang muncul meliputi peningkatan aksesibilitas, personalisasi pembelajaran, kolaborasi akademik global, dan perluasan dakwah digital. Namun demikian berbagai tantangan juga ditemukan, seperti bias algoritma, krisis otoritas keilmuan, fragmentasi interpretasi, kesenjangan literasi digital, dan degradasi interaksi spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan studi Al-Qur'an di era society 5.0 memerlukan intergrasi antara inovasi teknologi, literasi digital Islam, dan nilai-nilai wasathiyah agar transformasi digital tetap sejalan dengan prinsif[prinsif keilmuan Islam.