Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) berbasis nilai toleransi (tasamuh) pada topik masuknya Islam ke Indonesia di MTs Mali-Mali melalui metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dianalisis secara kualitatif. Berbeda dengan penelitian R&D konvensional yang bertumpu pada data statistik kuantitatif, penelitian ini menekankan pada kualitas substansi rekonstruksi kurikulum (CP dan ATP) serta kedalaman proses internalisasi nilai di ruang kelas. Data diperoleh dari hasil penilaian deskriptif validator ahli, teknik observasi partisipatif, serta wawancara mendalam bersama guru dan peserta didik kelas IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan materi yang mengintegrasikan historiografi kritis mampu membedah bias romantisasi sejarah tunggal. Melalui pemaknaan toleransi yang operasional (coexistence, acceptance, mutual respect), produk materi yang dikembangkan terbukti secara kualitatif valid, praktis, dan efektif mengubah penalaran moral siswa dari dogmatis-tekstual menjadi inklusif-kontekstual.
Copyrights © 2026