The development of Wonorejo Village, Rungkut District, has not been fully followed by the provision of basic infrastructure and adequate environmental management, resulting in various problems, such as declining roads, clogged drainage channels, wild vegetation growth, and low community participation in environmental maintenance activities. This community service activity aims to increase community participation through collaboration with volunteers in an effort to improve the quality of the residential environment. The method used is Participatory Action Research (PAR) combined with SWOT analysis through the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The results of the activity show an increase in environmental quality as indicated by the reopening of road access, improved drainage function, and increased cleanliness of the residential area. Perkembangan Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut belum sepenuhnya diikuti oleh penyediaan infrastruktur dasar dan pengelolaan lingkungan yang memadai sehingga memunculkan berbagai permasalahan, seperti jalan yang mengalami penurunan, saluran drainase yang tersumbat, pertumbuhan vegetasi liar, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan perawatan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan partisipasi warga melalui kolaborasi dengan relawan dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan permukiman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan analisis SWOT melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan yang ditandai dengan terbukanya kembali akses jalan, membaiknya fungsi drainase, serta meningkatnya kebersihan kawasan permukiman.
Copyrights © 2026