Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Strategi Optimalisasi Gerakan Berbagi Takjil untuk Meraih Keberkahan Ramadan di Masjid Imaduddin M Burhanuddin Abdillah; Aditya Hidayatus Sofyan; Nadia Danish Ara Darmoko; Faisal Bahri; Ahmad Alfan Al Azizi; M. Fikri Akbar Saputra; Suzakqi Arjun Ishari; Muhammad Abdillah; Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi; Didit Darmawan
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan waktu persiapan logistik dan minimnya jumlah relawan sering kali menjadi hambatan utama dalam manajemen distribusi bantuan pangan massal di bulan Ramadan. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pengabdian yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen distribusi dan efektivitas Gerakan Berbagi Takjil di Masjid Imaduddin melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data operasional dihimpun secara langsung menggunakan teknik observasi partisipatif pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Sasaran program melibatkan sinergi taktis antara tim panitia relawan, mahasiswa KKN Universitas Sunan Giri Surabaya, donatur logistik, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil intervensi menunjukkan bahwa kendala operasional dan manajemen waktu berhasil dimitigasi melalui rekrutmen relawan tambahan serta penerapan manajemen tim yang adaptif. Ratusan paket takjil berhasil didistribusikan secara tepat waktu kepada jemaah dan musafir. Gerakan ini terbukti efektif memperkuat kohesi sosial, menumbuhkan empati, serta menegaskan fungsi strategis masjid sebagai pusat pemberdayaan dan jaring pengaman sosial umat yang harmonis.
PERAWATAN LINGKUNGAN: KOLABORASI WARGA DAN RELAWAN DALAM PENGELOLAAN HUNIAN BARU DI KELURAHAN WONOREJO KECAMATAN RUNGKUT Rommy Hardyansah; Arif Rachman Putra; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Fayola Issalillah; Abidhatul Khoiroh; Lailul Fuadah Firdaus; Saidah Fiddaroini Harun; Aditya Hidayatus Sofyan; Mujia Arrizhma
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2228

Abstract

The development of Wonorejo Village, Rungkut District, has not been fully followed by the provision of basic infrastructure and adequate environmental management, resulting in various problems, such as declining roads, clogged drainage channels, wild vegetation growth, and low community participation in environmental maintenance activities. This community service activity aims to increase community participation through collaboration with volunteers in an effort to improve the quality of the residential environment. The method used is Participatory Action Research (PAR) combined with SWOT analysis through the stages of planning, action implementation, observation, and reflection. The results of the activity show an increase in environmental quality as indicated by the reopening of road access, improved drainage function, and increased cleanliness of the residential area.   Perkembangan Kelurahan Wonorejo Kecamatan Rungkut belum sepenuhnya diikuti oleh penyediaan infrastruktur dasar dan pengelolaan lingkungan yang memadai sehingga memunculkan berbagai permasalahan, seperti jalan yang mengalami penurunan, saluran drainase yang tersumbat, pertumbuhan vegetasi liar, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan perawatan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan partisipasi warga melalui kolaborasi dengan relawan dalam upaya memperbaiki kualitas lingkungan permukiman. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan analisis SWOT melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas lingkungan yang ditandai dengan terbukanya kembali akses jalan, membaiknya fungsi drainase, serta meningkatnya kebersihan kawasan permukiman.